BolaSkor.com - PSSI dan Pemerintah Republik Indonesia yang notabenenya Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), sepakat untuk membagi fokus tugas dalam persiapan dan penyelenggaraan Piala Dunia U-20 2021 di Indonesia.

PSSI fokus untuk mempersiapkan Timnas Indonesia U-19/U-20. Sedangkan Pemerintah bersama kementerian terkait fokus dalam persiapan infrastuktur dan hal non teknis. Ini sudah sesuai arahan Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) dalam rapat terbatas bersama jajaran Kabinet Indonesia Maju dan Ketum PSSI Mochamad Iriawan di Istana Negara, Rabu (1/7) kemarin.

"PSSI konsentrasi persiapan Timnas, mudah-mudahan sudah bisa pemusatan latihan segera, karena waktunya sudah sangat pendek. Setelah Keputusan Presiden (Keppres) kita jalan, antara PSSI dan Kemenpora konsentrasi terus jalin komunikasi dengan FIFA. semoga segala sesuatunyaa menjadi ringan tak ada hambatan berarti dalam persiapan," kata Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainudin Amali dalam konferensi pers bersama Ketum PSSI Mochamad Iriawan di Kantor Kemenpora, Jakarta, Jumat (3/7).

Baca Juga:

Alasan Stadion Jakabaring Jadi Calon Kuat Venue Piala Dunia U-20 2021

PSSI Baru Terima Roadmap Timnas Indonesia U-19 dari Shin Tae-yong, Tim Senior Belum

"Komunikasi dengan (Kementerian) PUPR sudah tadi pagi, dari kami dan PSSI yang diwakili Waketum, yang rapat langsung dengan PUPR. Kalau stadion dalam rapat kemarin, SUGBK, Jalak Harupat, GBT, Manahan, Wayan Dipta, dan Jakabaring itu akan dikerjakan sesuai arahan Presiden dalam rapat terbatas."

"Kami sangat cair dan kompak, dan komunikasi sangat mudah. Diberitakan yang sejuk sehingga publik juga memberikan support. Piala Dunia U-20 properti FIFA sehingga panduan penyelenggaraan mengikuti panduan FIFA. Pemerintah dan PSSI tak bisa lari dari situ. Kami akan melakukan yang terbaik. Kalau bisa terbaik yang belum pernah dimanapun. Tapi COVID-19 harus dipertimbangkan, semoga segera selesai dan Mei 2021 bisa menyelenggarakan Piala Dunia U-20 dengan normal," tambahnya.

Sementara itu, Ketum PSSI Mochamad Iriawan menyambut baik pembagian fokus tugas ini. Apalagi, kepanitian penyelenggaraan Piala Dunia U-20, INAFOC sudah dibentuk.

"Ini bukan hal baru (kolaborasi federasi dan pemerintah), Rusia juga melakukan hal sama. Alhamdulillah beban penyelenggaraan bisa dibagi. Kami fokus ke Timnas. Lalu ada INAFOC, siapa personel dari PSSI belum dibicarakan," ujarnya.