BolaSkor.com - PSSI mendapat tambahan hukuman dari FIFA. Tambahan hukuman diberikan atas dasar tiga pelanggaran saat Timnas Indonesia bertanding di Kualifikasi Piala Dunia 2022 dan Piala Asia 2023.

Berdasarkan rilis yang dikeluarkan FIFA, ada tiga pelanggaran yang dilakukan saat Timnas Indonesia bertanding. Sanksi yang dijatuhkan itu mengacu dengan pasal 12 dan 16 FIFA Disclipinary Code (FCD).

Awalnya, PSSI hanya didenda sebesar 45 ribu Franc Swiss atau sekitar Rp 643 juta, dan sanksi teguran akibat kerusuhan suporter di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan pada 5 September 2019. Kala itu Timnas Indonesia takluk 2-3 dari Malaysia.

Lalu pelanggaran selanjutnya, telatnya waktu kick-off saat Timnas Indonesia kalah 0-3 lawan Thailand di SUGBK, 10 September 2019. PSSI pun dapat sanksi teguran.

Hukuman selanjutnya diberikan karena ulah suporter Timnas Indonesia yang kedapatan melempar benda, suar, hingga bom asap. Kala itu Timnas Indonesia kalah 0-2 dari Malaysia di Stadion Bukit, Jalil, Kuala, Lumpur, Malaysia, 19 November 2019. Alhasil, PSSI didenda 200 ribu Franc Swiss atau setara Rp 2,8 miliar.

Kerusuhan warnai laga Indonesia vs Malaysia. (BolaSkor.com/Tengku Sufiyanto)

Baca Juga:

PSSI Masih Pertimbangkan Beberapa Nama Jadi Asisten Shin Tae-yong, Termasuk Fakhri Husaini

Indra Sjafri Tolak Tawaran Klub untuk Bisa Jadi Bagian Tim Kepelatihan Shin Tae-yong

Dengan begitu, FIFA menjatuhkan hukuman tambahan melarang satu laga kandang Timnas Indonesia tanpa penonton. Satu-satunya laga kandang Timnas Indonesia pada sisa Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2022 dan Piala Asia 2023, yakni melawan Uni Emirat Arab (UEA) pada 31 Maret 2020.

Tak hanya PSSI, Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) juga mendapat denda sebesar 50 ribu Franc Swiss atau Rp 714 juta. Denda dijatuhkan karena rusuh suporter kala timnas Malaysia kalahkan Indonesia 2-0 di Stadion Nasional Bukit Jalil, Kuala Lumpur, 19 November 2019.

FIFA juga memperingatkan FAM, karena pelatih timnas Malaysia Tan Cheng Hoe tak menghadiri konferensi pers pasca kekalahan 0-1 dari Vietnam di Hanoi pada 10 Oktober 2019.