BolaSkor.com - Ketua Umum (Ketum) PSSI, Mochamad Iriawan, mengaku pihaknya saat ini sedang mengkaji pemotongan gaji staf pelatih Timnas Indonesia di tengah pandemi Virus Corona (COVID-19).

Seperti diketahui, sebelumnya PSSI sudah memberikan keputusan agar tim yang berlaga di Liga 1 dan Liga 2 2020 hanya membayar 25 persen gaji pemain, pelatih, dan ofsial pada bulan Maret sampai dengan Juni.

Sementara untuk Timnas Indonesia sendiri hanya Timnas Indonesia U-16 yang menggelar pemusatan latihan (TC) pada bulan Maret. Sedangkan untuk Timnas Indonesia Senior dan Timnas Indonesia U-19 gagal melakukan TC karena wabah Virus Corona yang semakin mengerikan di Indonesia.

Baca Juga:

APPI Masih Tunggu Jawaban dari PSSI soal Keberatan Gaji 25 Persen bagi Pemain

PSSI dan PT LIB Tunggu Uang Sponsor, Nasib Gaji Wasit Mengambang di Tengah Force Majeure Kompetisi

"Saat ini kami sedang kaji penerapannya gaji para staf pelatih Timnas Indonesia baik senior maupun kelompok umur," kata pria yang kerap disapa Iwan Bule itu saat dihubungi oleh BolaSkor.com, Kamis (2/4).

"Namun karena Timnas Indonesia tidak berkegiatan terimbas keadaan luar biasa ini, maka kemungkinan besar akan ada penyesuaian terhadap gaji mereka," tambah Iwan Bule.

Meski demikian, pria yang baru saja pensiun dari Kepolisian Republik Indnonesia itu tidak menjelaskan secara detail penyesuaian gaji tersebut pada bulan apa saja.

Sebagai informasi tambahan, bebepara event sepak bola ditunda karena pendemi Virus Corona ini. Pertama Kualifikasi Piala Dunia 2022, di mana seharursnya Timnas Indonesia bermain melawan Thailand (26/3), UEA (31/3), dan Vietnam (6/4). Seluruh pertandingan ditunda ke bulan Oktober dan November.

Kedua, Piala AFF U-16 dan Piala AFF U-19 di Indonesia yang ditunda sampai batas waktu yang belum ditentukan. Timnas Indonesia U-16 dan U-19 gagal berlaga di hadapan publik sendiri.