BolaSkor.com - PSSI menargetkan proses naturalisasi terhadap empat pemain keturunan bisa selesai pada Januari atau Februari 2022. PSSI saat ini terus menjalin komunikasi dengan keempat pemain tersebut melalui agen mereka.

Empat pemain yang akan dinaturalisasi itu antara lain Sandy Walsh, Jordi Amat, Mees Hilgers, dan Kevin Diks. Dari keempatnya, tinggal Kevin Diks yang belum menyerahkan dokumen yang dibutuhkan.

Salah satu dokumen yang dibutuhkan adalah bukti bahwa pemain tersebut punya garis keturunan Indonesia dari kakek atau neneknya. PSSI tidak mau kasus Marc Klok terulang dalam proses naturalisasi kali ini.

"Saya menargetkan Januari atau Februari itu sudah (selesai proses naturalisasinya), karena negara butuh. Kami kejar prestasi dan saya pikir dari sisi birokrasi pemerintah akan lebih cepat," kata Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Hasani Abdulgani saat ditemui di Menara BNI, Jakarta, Selasa (28/11) sore WIB.

"Saya pikir birokrasi pemerintah akan lebih cepat. Kalau di sini, pemainnya yang mau harus buat surat pernyataan, lalu dokumennya oke, lengkap. Bagaimanapun kan nanti federasi ke pemain, makanya pakai agen itu supaya tidak salah,” ujar Hasani menambahkan.

Baca Juga:

3 Top Skorer Teratas Timnas Indonesia di Piala AFF

Kurniawan Dwi Yulianto, Sakralnya Berseragam Timnas hingga Top Skorer Piala AFF

Sebelumnya, PSSI sempat dibuat gigit jari setelah Marc Klok gagal memperkuat Timnas Indonesia di Piala AFF 2020. Sebab, pemain Persib Bandung tersebut tidak dapat menunjukkan bukti keturunan.

Imbas dari hal tersebut Klok harus menunggu sampai April 2022 untuk bisa berseragam Skuat Garuda. Pada April 2022 itu Klok tepat lima tahun tinggal di Indonesia.

Selain menunjukkan bukti keturunan, syarat pemain untuk bisa memperkuat tim nasional suatu negara adalah dia tinggal di satu negara tersebut selama lima tahun secara berturut-turut. Klok pertama kali datang ke Indonesia untuk memperkuat PSM Makassar pada April 2017.