BolaSKor.com - PSSI sudah menetapkan status force majeure untuk Liga 1 dan Liga 2 2020. Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru (LIB), Cucu Somantri mengatakan bahwa keputusan yang diambil oleh PSSI merupakan usulan dari tim-tim yang bermain di kompetisi.

Pada surat yang diberikan oleh PSSI ke PT LIB, di dalamnya menyebutkan bahwa bulan Maret, April, Mei, dan Juni merupakan keadaan darurat penyebaran Virus Corona (COVID-19). Maka dari itu PSSI memutuskan untuk melakukan force majeure bagi Liga 1 dan Liga 2.

Sebelumnya PSSI sudah memberhentikan Liga 1 dan Liga 2 2020 sejak 16 Maret 2020 sampai dengan 29 Maret 2020. Tapi karena penyebaran Virus Corona ini semakin masif di Indonesia, alhasil PSSI dan PT LIB memperpanjang status pemberhentian ini.

Baca Juga:

PSSI Putuskan Kompetisi Bisa Dihentikan dengan Syarat

Wander Luiz, Pemain Persib Bandung yang Positif Virus Corona

Nantinya, PSSI akan melanjutkan kompetisi pada 1 Juli 2020 mendatang. Hal ini dilakukan jika kondisi di Indonesia semakin kondusif. Jika tidak, PSSI bisa saja menghentikan kompetisi Liga 1 dan Liga 2 2020.

"Keputusan ini kami ambil karena kami mendapatkan masukan dari peserta klub baik Liga 1 maupun Liga 2 karena pemerintah telah menetapkan sampai 29 Mei keadaan bencana terkait COVID-19," kata Cucu saat dihubungi oleh awak media.

"Ini juga kami ambil lanyaran LIB mengutamakan kesehatan dan keselamatan para pemain dan masyarakat," tegas pria yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Umum PSSI tersebut.