BolaSkor.com - PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator kompetisi Liga 1 merespons tuntutan PSSI yang meminta pekan ke-34 digelar secara serentak. PSSI tidak ingin praktik pengaturan skor terjadi di pengujung musim.

"Pertama-tama dari PT LIB mengucapkan terima kasih kepada PSSI. Kami diingatkan masalah sportivitas untuk hal tersebut," ujar CEO PT LIB, Risha Adi Wijaya ketika dihubungi wartawan.

Risha mengatakan pihaknya telah berencana untuk menggelar pertandingan pamungkas musim ini secara serempak. Akan tetapi, hanya berlaku untuk partai-partai yang timnya masih berpeluang meraih gelar juara dan keluar dari zona degradasi.

"Tapi sebenarnya kami sudah membuat simulasi jauh-jauh hari apabila simulasi tentang pekan ke-34. Apabila persaingan di papan atas itu sangat ketat dan ada potensi lebih dari satu klub yang akan menjadi juara," kata Risha menambahkan.

PT LIB bakal membuat jadwal baru seusai pekan ke-33 rampung. Risha masih ingin melihat peta persaingan di klasemen sebelum membuat jadwal baru pekan terakhir.

"Oleh karena itu, kami semuanya sudah siap dengan hal itu. Tinggal mungkin di pekan ke-33 kan menjadi jelas. Apabila ada lebih dari satu klub yang kemungkinan juara, tentunya akan dimainkan di hari yang sama dan jam yang sama," kata Risha.

"Pokoknya nanti keputusan final setelah hasil pekan ke-33 dan itu pun sebenarnya di regulasi sudah tertulis. Klub-klub pun sudah memahami," imbuh Risha.

Ada dua tim yang masih berpeluang meraih gelar juara Liga 1 di musim ini, yaitu PSM Makassar dan Persija Jakarta. Adapun, lima tim masih belum aman dari jeratan zona degradasi, meliputi Mitra Kukar, Sriwijaya FC, Perseru Serui, PS Tira, dan PSMS Medan.