BolaSkor.comPT Liga Indonesia Baru (LIB) memastikan ada perubahan regulasi untuk Liga 1 2020 terkait dengan penggunaan pemain muda dalam setiap tim. Kepastian tersebut dikatakan langsung oleh Direktur Utama PT LIB, Cucu Somantri.

Pada regulasi sebelumnya, setiap tim yang berlaga di Liga 1 diwajibkan memiliki tujuh pemain U-23. Regulasi ini digunakan untuk memberikan jam terbang kepada para pemain muda tersebut.

Akan tetapi, menurut Cucu Somantri, hal tersebut dirasa tidak efektif. Karena ada beberapa tim yang memiliki pemain muda di tim, tapi jarang memberikan kesempatan bermain untuk para pemain tersebut.

Baca Juga:

Laga Persebaya Lawan Persik Resmi Jadi Pembuka Liga 1 2020, PT LIB Berikan Alasannya

PT LIB Rilis Draft Jadwal Liga 1 2020, Partai Pembuka Persebaya Surabaya Lawan Persik Kediri

“Jadi untuk regulasi pada Liga 1 2020, untuk pemain U-23 yang sebelumnya harus ada tujuh pemain, tahun ini kita tidak adakan,” kata Cucu Somantri di Kantor LIB, Menara Mandiri II, Jakarta Pusat, Selasa (4/2).

“Regulasi tersebut, kita adakan kemarin kan karena dulu tidak ada wadahnya, namun kenyataannya pemain-pemain ini justru tetap jadi cadangan dalam timnya dan sulit untuk menembus tim utama.”

“Sekarang pemain-pemain ini sudah punya wadah tersendiri. Mereka bisa bermain di Elite Pro Academy U-20 yang dibuat oleh PSSI dan ini kita akan maksimalkan. Jadi bisa kita pastikan kita tiadakan dan kita bebaskan tim untuk penggunaan pemain,” ungkap Cucu.

Selain masalah pemain muda, Cucu juga menegaskan bahwa pada tahun ini, setiap tim memiliki kuota pemain sebanyak 33 pemain dan untuk tim yang mengikuti Piala AFC kuota pemainnya menjadi 36.

“Untuk kuota pemain kita tambah pada Liga 1 2020. Sebelumnya, maksimal itu 30 pemain setiap tim, sekarang kita jadikan 33 pemain. Untuk Bali United dan PSM Makassar yang ikut Piala AFC, mereka kita berikan kuota tambahan jadi 36 pemain,” tutup Cucu.