BolaSkor.com - Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru (LIB) Akhmad Hadian Lukita, menjelaskan pihaknya sedang membuat formula yang tepat untuk memberikan tambahan subsidi kepada para kontestan Liga 1 dan Liga 2 2020.

Ketika melakukan pertemuan dengan tim bersama PSSI di Yogyakarta beberapa waktu yang lalu, PT LIB mengusahakan akan memberikan tambahan subsidi jika kompetisi masih ditunda.

Akhmad Hadian saat itu mengatakan jika kompetisi ditunda sampai dengan bulan November tim Liga 1 akan mendapatkan tambahan subsidi sebesar Rp800 juta. Sementara untuk tim Liga 2, mereka akan mendapatkan tambahan subsidi sebesar Rp25 juta.

Baca Juga:

Liga 1 Ditunda hingga Awal 2021, Persib Tunggu Surat Resmi dan Kepastian Tanggal

PSSI Perintahkan PT LIB untuk Cari Format Terbaik Kompetisi

"Kalau masalah subsidi tambahan saat ini kami sedang memikirkan itu. Kita juga mencari cara yang tepat untuk masalah tersebut," kata Akhmad Hadian Lukita, ketika dihubungi oleh BolaSkor.com, Jumat (30/10).

"Selama ini kami selalu menampung masalah yang didapat oleh tim selama kompetisi tidak berjalan ini. Secepatnya kami akan pikirkan itu dan kami juga akan melakukan pertemuan dengan tim-tim juga," tambah pria berusia 55 tahun tersebut.

Kompetisi seharusnya berlangsung mulai bulan Oktober lalu. Tanggal 1 Oktober untuk Liga 1 dan 17 Oktober untuk Liga 2. Namun PSSI dan PT LIB menunda kompetisi lantaran tidak mendapatkan izin keramaian dari Kepolisian Republik Indonesia (Polri).

Setelah itu PSSI, PT LIB, dan seluruh kontestan liga sepakat untuk bisa kembali menggelar liga pada bulan November 2020 ini. Sayangnya, hal tersebut batal kembali dengan penundaan kompetisi sampai bulan Februari 2021.