BolaSkor.comPT Liga Indonesia Baru (LIB) menegaskan bahwa klub-klub yang berlaga di Liga 1 2020 tidak diberikan izin untuk menjalin kerja sama dengan sponsor yang berkaitan dengan situs judi, rokok, minuman beralkohol.

Hal tersebut ditegaskan lewat surat yang diterbitkan oleh LIB bernomor 103/LIB/II/2020 perihal Penegasan Implementasi Peraturan Nasional Terkait Sponsor Industri Olahraga yang ditandatangani oleh Direktur Utama LIB Cucu Somantri pada Selasa (25/2).

Pada surat tersebut ada enam poin yang menjadi fokus dari PT LIB. Cucu membuat surat ini agar bisa menjadi landasan setiap klub agar tidak salah langkah dalam mencantumkan sponsor di jersey tim.

Baca Juga:

Sudah Pelajari Sponsor TIRA-Persikabo, Ketua Umum PSSI Beri Penjelasan

Rumah Judi Jadi Sponsor Utama TIRA-Persikabo, Ini Respons PSSI

Pertama, Pasal 27 Ayat 2 Undang-undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. Kedua, PP No. 109 tahun 2012 tentang Pengamanan Bahan yang Mengandung Zat Adiktif Berupa Produk Tembakau bagi Kesehatan.

Ketiga, Perpres Nomor 74 tahun 2013 tentang Pengendalian dan Pengawasan Minuman Beralkohol. Keempat, Permendag No. 20 tahun 2014 tentang Pengendalian dan Pengawasan terhadap Pengadaan, Peredaran dan Penjualan Minuman Beralkohol.

Kelima, hasil rapat koordinasi Polri dan PSSI pada tanggal 20 Februari 2020. Terakhir, hasil rapat koordinasi Satgas Antimafia Bola dan PSSI pada tanggal 25 Februari 2020.

Dengan adanya surat tersebut, TIRA-Persikabo harus segera mengganti sponsor utama pada musim Liga 1 2020. Pasalnya tim berjuluk Laskar Padjajaran itu memnggunakan salah satu rumah judi sebagai sponsor.

Cucu Somantri menambahkan jika tim-tim di Liga 1 maupu Liga 2 ada yang melanggar keputusan yang sudah dibuat soal sponsor, maka pihak klub harus bertanggung jawab atas konsekuensinya.