BolaSkor.com - Presiden LaLiga, Javier Tebas, menegaskan tidak setuju dengan ide Barcelona merekrut kembali Neymar. Tebas menilai, Neymar dapat memberikan contoh buruk.

Neymar dilaporkan ingin kembali ke Barcelona setelah hanya dua musim di Paris Saint-Germain. Penyerang tim nasional Brasil tersebut tidak betah di PSG karena lebih sering menderita cedera dan gagal meraih prestasi individu.

Akan tetapi, Neymar mendapatkan penolakan dari Javier Tebas selaku presiden LaLiga. Tebas menganggap Neymar dapat merusak citra LaLiga secara keseluruhan.

"Saya lebih suka Neymar tidak kembali ke Barcelona. Kami selalu ingin mendatangkan pemain hebat, namun dalam kasus Neymar, perilaku tersebut tidak baik untuk kompetisi karena pada akhirnya berita yang tersebar sang pemain telah melakukan ini atau itu," jelas Javier Tebas seperti dilaporkan Onda Cero.

Baca Juga:

Melempem di Copa America, Ada Apa dengan Messi?

Moncer di Copa America 2019, Lautaro Martinez Masuk Daftar Buruan Barcelona

Neymar

Ketika meninggalkan Barcelona dengan status pemain termahal di dunia, Neymar mendapatkan cibiran dari Spanyol. Eks Santos tersebut dianggap lebih mementingkan uang.

"Kami telah banyak bekerja di LaLiga untuk mempertahankan nilai-nilai dan kami tidak ingin mengubah citra," sambung sang presiden.

Javier Tebas tak menampik jika Neymar punya kemampuan di atas rata-rata. Namun, ia menilai sifat pemain 27 tahun tersebut dapat memberikan contoh buruk.

"Dia bisa menjadi pemain hebat, namun perilakunya sangat penting dalam nilai-nilai yang kami sampaikan dalam kompetisi. Jika di luar lapangan ia mencontohkan yang tidak benar, saya lebih menginginkan dia tidak kembali ke LaLiga karena bukan contoh yang baik."

Neymar memang merupakan pemain yang kerap mengundang kontroversi. Teranyar, sang megabintang sedang menghadapi kasus pemerkosaan.