BolaSkor.com - Pencoretan dua anggota tim menimbulkan konsenkuensi bagi Arema FC. Hal itu terkait pemenuhan hak bagi mereka, yang sudah resmi terikat kontrak selama satu musim kompetisi alias 10 bulan bersama klub.

Bukan seperti Liga Eropa yang memenuhi seluruh sisa kontrak seorang pemain jika kontraknya diputus. Namun, Arema menempuh jalur kekeluargaan berupa pemberian kompensasi dari satu bulan gaji atau lebih, bergantung hasil negosiasi lanjutan.

"Di sini (Indonesia) umumnya memang sudah begitu. Nanti pasti mencapai titik sepakat, karena baik klub maupun pemain punya nilai tawar," tutur General Manager tim, Ruddy Widodo.

Penyelesaian hak dua anggota tim yang dipastikan sudah dilepas Arema FC tentu berbeda. Hal ini karena status Balsa Bozovic dan Felipe Ricardo Navarro Dos Passos yang menjabat sebagai pelatih kiper tim tidak sama karena faktor kehadiran agen.

Berpijak pada perbedaan status itu, maka upaya penyelesaian hak juga punya tingkat kesulitan yang berbeda pula. Pemenuhan hak pelatih kiper asal Brasil diyakini akan cepat selesai, dibandingkan dengan Balsa yang melibatkan agen.

Kendati masih merahasiakan nominalnya, namun dipercaya bentuk kompensasi bagi kedua anggota tim sejak awal musim itu mencapai Rp 100 juta.

"Kalau sama Balsa Bozovic, kami melakukan negosiasi soal kompensasi dengan agennya. Sementara Ricardo langsung ke orangnya karena tanpa agen dan lebih cepat selesai," lanjut Ruddy.

Yang pasti, urusan pemenuhan hak sebagai kompensasi atas pemutusan kontrak, selalu ditepati Arema FC. Meski cenderung merugi, namun manajemen tetap melihat hal itu sebagai risiko dari sepakbola industri, dimana kepentingan tim tetap yang utama. (Laporan Kontributor Kristian Joan/Malang)