BolaSkor.com - Pembalap Aprilia, Andrea Iannone, masih harus menunggu putusan banding lebih lama. Putusan sidang Iannone baru keluar pada pertengahan November mendatang.

Iannone mengajukan banding atas putusan yang membuatnya harus menepi selama 18 bulan. Hal itu setelah ditemukan drostanolone, steroid yang dilarang oleh WADA (Badan Anti Doping Internasional).

Pembalap asal Italia tersebut berkilah drostanolone yang masuk ket tubuhnya akibat mengonsumsi daging selama di Asia. Iannone berharap bandingnya diterima.

Baca Juga:

Hasil FP3 MotoGP Aragon: Sempat Ditunda, Quartararo Jadi yang Tercepat

Positif Virus Corona, Valentino Rossi Bergurau Sebut CR7 dan Ibrahimovic

Sidang pun dilakukan beberapa waktu lalu. Iannone menyertakan sampel rambutnya sebagai bukti dirinya tidak sengaja mengonsumsi drostanolone.

Sayangnya putusan banding sidang Iannone tidak bisa langsung keluar. Sang pembalap harus menunggu hingga beberapa pekan ke depan untuk mengetahui nasibnya.

"Panel akan membuat keputusan mengenai masa depan Iannone. Kemungkinan hasil banding akan keluar pada pertengahan November 2020 lewat situs CAS (Pengadilan Arbitrase Olahraga)," tulis pengumuman CAS.

"FIM memutuskan Iannone melanggar aturan anti doping dan memberi sanksi 18 bulan. Iannone melakukan banding sementara WADA meminta hukumannya diperberat menjadi empat tahun," lanjut tulisan tersebut.

Akibat pengumuman yang baru keluar November, masa depan Iannone menjadi semakin tidak jelas. Pasalnya Aprilia mengatakan mereka tidak ingin menunggu terlalu lama karena mengincar Andrea Dovizioso.