BolaSkor.com - Penyerang Manchester City, Raheem Sterling, menjadi pembicara dalam festival kultur di Amerika Serikat. Sterling membicarakan soal rasisme dan diskriminasi.

Festival kebudayaan akan digelar di New York mulai Selasa (21/5). Festival tersebut bertajuk "Wall Street Journal Festival, Future for Everything".

Dalam festival tersebut, Raheem Sterling akan ambil bagian. Penyerang timnas Inggris itu membicarakan masalah rasisme dan diskriminasi dalam olahraga.

Kebetulan, Raheem Sterling memang pesepak bola yang terkenal vokal terhadap isu tersebut. Bukan tanpa alasan, Sterling beberapa kali menjadi korban pelecehan rasial.

Baca Juga:

Saat Muda, Raheem Sterling Mengaku Jadi Fans Manchester United

Premier League Diakui Pep Guardiola sebagai Liga Tersulit Dunia

Raheem Sterling

Sepanjang musim 2018-2019, Raheem Sterling kerap mengomentari isu rasial dalam sepak bola. Bahkan, eks Liverpool tersebut beberapa kali menentang diskriminasi rasial secara terbuka.

Pada acara tanya jawab tersebut, Raheem Sterling tampil dalam tanya jawab bersama audiens. Sterling ditemani editor olahraga Wall Street Journal, Bruce Orwell.

Contohnya ketika Danny Rose dan Callum Hudson-Odoi menerima pelecehan rasial di Montonegro. Demikian pula saat penyerang Juventus, Moise Kean, diejek oleh fans Cagliari.

Perjuangan Raheem Sterling melawan diskriminasi rasial mengangkat namanya. Wall Street Journal pun mengundang Penyerang berusia 24 tahun itu untuk menjadi inspirasi di Amerika Serikat.

Satu di antara agenda Raheem Sterling di Amerika Serikat adalah untuk membahas bagaimana atlet bisa melawan diskriminasi sosial lewat akun media sosial masing-masing.