BolaSkor.com - Asisten ganda putri Indonesia, Chafidz Yusuf, belum puas dengan performa anak asuhnya. Meski Della Destiara Harris/Rizki Amelia Pradipta berhasil merebut gelar juara Vietnam Open 2019, Chafidz menilai masalahnya masih besar.

Faktor non teknis menjadi masalah terbesar ganda putri Indonesia. Padahal, secara kemampuan, srikandi bulu tangkis tanah air tersebut mampu bersaing dengan atlet papan atas.

"Saya kira mereka semua ini yang harus lebih diperhatikan adalah masalah non-teknis. Sebetulnya ganda putri ini masalah besarnya kan ada di diri mereka sendiri. Pada saat di lapangan, kami sebagai pelatih pun selalu mengingatkan dan memberikan arahan bagaimana cara mengatasi masalah non-teknis tersebut," ungkap Chafidz.

Baca Juga:

Audisi Umum Dilanjutkan, PBSI Lega

BJ Habibie, Piala Thomas 1998, dan Obat Luka Bangsa

Della/Rizki berhasil keluar sebagai juara Vietnam Open 2019 setelah mengalahkan pasangan China, Huang Jia/Zhang Shu Xian pada laga final. Namun, wakil Indonesia lain dinilai Chafidz tampil mengecewakan pada turnamen tersebut.

"Penampilan Ketut/Tania kali ini boleh dibilang masih kurang konsisten. Kadang bagus kadang hilang fokus. Khususnya Tania yang sering kurang bisa membaca akan adanya perubahan pola lawan. Kedua pemain ini masih harus lebih diperhatikan lagi terutama pukulan yang harus safe," kata Chafidz.

"Fadia/Ribka pun kalau penampilannya secara teknis cukup bagus. Cuma memang masih butuh waktu untuk lebih bisa kuasai faktor non-teknisnya. Seperti misalnya masih kurang tenang di lapangan," sambungnya.*