BolaSkor.com - Tekad Erling Haaland untuk meninggalkan Borussia Dortmund pada musim panas nanti tampaknya sudah bulat. Hal itu dikonfirmasi langsung oleh sang agen, Mino Raiola.

Haaland awalnya direncanakan meninggalkan Dortmund pada 2022 mendatang. Hal itu sesuai dengan klausul penjualannya yang baru berlaku pada tahun depan.

Namun performa tak konsisten dan sejumlah masalah yang dialami Dortmund sepanjang musim 2020-2021 membuat Haaland ingin pergi lebih cepat. Kemungkinan Die Borussen gagal berlaga di Liga Champions musim depan karena terlempar dari empat besar Bundesliga kian mendukung rencana tersebut.

Baca Juga:

Mengungkap Kebenaran Komisi Agen Transfer Haaland Mencapai Rp683 Miliar

Raiola Tetapkan Syarat Tambahan untuk Meminang Erling Haaland

Maju Terus Pantang Mundur, Abramovich Minta Chelsea Ngotot Kejar Haaland

Erling Haaland

Gerak cepat dilakukan Raiola dengan menggelar pertemuan dengan sejumlah klub besar Eropa untuk membicarakan masa depan Haaland. Pemain berkebangsaan Norwegia itu memang menjadi salah satu komoditas terpanas di bursa transfer.

Masalahnya, Dortmund tidak begitu saja mengizinkan Haaland pergi pada musim panas mendatang. Mereka dengan tegas menyatakan tak berniat menjual penyerang andalannya dalam waktu dekat.

Sikap Dortmund itu tentu bisa mengganggu rencana Haaland. Raiola pun turun tangan untuk mencarikan solusi.

"Saya dapat mengonfirmasi bahwa tengah berada di Dortmund untuk melakukan pembicaraan dengan pihak klub. Michael Zorc (direktur olahraga Dortmund) menjelaskan kepada kami bahwa mereka tidak ingin menjual Erling musim panas ini," kata Raiola kepada SPORT1.

“Saya menghargai pendapat ini, tapi bukan berarti saya juga setuju. Dortmund sangat jelas dengan pandangan mereka."

Haaland menjadi buruan sejumlah klub besar seperti Real Madrid, Barcelona, Chelsea, dan duo Manchester. Namun masa pandemi yang masih berlangsung membuat kekuatan finansial mereka diragukan bisa memenuhi harga yang dipasang Dortmund.

Dortmund memang dikenal tak ragu membanderol pemain bintangnya dengan harga selangit dan enggan memberikan diskon. Manchester United pernah merasakannya musim panas lalu saat berusaha membajak Jadon Sancho.

Langkah Raiola

Raiola sadar kondisi ini bisa menggagalkan keinginan Haaland untuk hengkang. Namun ia enggan memilih cara keras untuk meluluhkan hati para petinggi Dortmund.

Sebaliknya, Raiola justru terus menjaga hubungan baik dengan Dortmund. Hal itu diharapkan membuat petinggi klub berubah pikiran dan tidak menghalangi kepergian Haaland.

"Tidak ada perang antara kami dan Dortmund, sama sekali tidak!

Hubungan dengan Zorc, Aki (Hans-Joachim Watzke, CEO Dortmund) dan [Sebastian] Kehl (direktur Dortmund) masih bagus," pungkasnya.