BolaSkor.com - Tidak ada habisnya membandingkan dua 'alien' sepak bola, Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi. Keduanya akan kembali bersaing di leg dua perempat final Liga Champions 2018-19. Ronaldo dalam laga Juventus kontra Ajax Amsterdam, dan Messi bersama Barcelona melawan Manchester United.

Berbicara soal fase gugur, Ronaldo memiliki keunggulan dari rivalnya itu dari segi jumlah gol dan ambisi yang tidak pernah padam ketimbang Messi. Persis seperti yang pernah diutarakan legenda Real Madrid, Guti Hernandez.

"Messi lebih berbakat. Sedangkan Cristiano adalah mesin gol yang lebih ambisius, sosok pemain yang terbentuk karena dirinya sendiri. Sungguh luar biasa, dia (Ronaldo) bisa memenangi lima Ballon d'Or di era Messi," tutur Guti kepada Marca.

Ucapannya itu memang benar - seolah mengakhiri perdebatan di antara keduanya soal siapa pemain terbaik dunia. Ronaldo, 34 tahun, dikutip dari Goal, telah mencetak total 41 gol di fase perempat final hingga final.

Baca Juga:

Prediksi Barcelona Vs Manchester United: Blaugrana Bukan PSG

Prediksi Juventus Vs Ajax: Duel Cristiano Ronaldo Kontra Matthijs de Ligt

Cetak Gol ke-125, Cristiano Ronaldo Jaga Standar Tertinggi di Liga Champions

Cristiano Ronaldo

Gol terbarunya (gol ke-125) tercipta kala membobol gawang Ajax Amsterdam di leg satu perempat final Liga Champions di Johan Cruyff Arena. 41 gol Ronaldo itu kurang satu gol dari total 42 gol Messi di fase gugur, ya, fase gugur (bukan perempat final dan seterusnya).

Jadi, jika dihitung secara menyeluruh pada fase gugur - fase berikutnya setelah grup, Ronaldo melesakkan 64 gol diikuti Messi (42 gol), Thomas Muller (21 gol), Robert Lewandowski (19 gol), dan Andriy Shevchenko (18 gol).

Sementara mulai dari perempat final, Ronaldo juga ada di urutan atas dengan total 41 gol, diikuti Messi (16 gol), Shevchenko (13 gol), Filippo Inzaghi (13 gol), dan Raul Gonzalez (13 gol). Artinya, 'mesin' Ronaldo selalu panas di fase krusial.

Lionel Messi

Jika dahulu kala produk akademi Sporting Lisbon itu rajin mencetak gol di setiap laga pada usia mudanya, Ronaldo kini lebih bijak memaksimalkan talenta yang dimilikinya di momen krusial jelang akhir musim.

Semenjak dijadikan penyerang sentral oleh Zinedine Zidane dan banyak dicadangkan di beberapa laga, lalu dimainkan di fase krusial, Ronaldo ada dalam kondisi prima jelang akhir musim. Massimiliano Allegri, pelatih Juventus, juga melakukan hal yang sama kepada Ronaldo.

Menarik untuk dinanti, apakah pundi-pundi gol Ronaldo bertambah di fase perempat final Liga Champions hingga final. Juventus akan bertarung melawan Ajax di leg dua di Turin (17/4) dini hari WIB, sedangkan Barca menjamu Man United di Camp Nou (17/4) dini hari WIB.