BolaSkor.com - Cristiano Ronaldo mengikuti jejak Romelu Lukaku usai wawancaranya dengan Sky Sports menimbulkan kegaduhan. Hal ini tampaknya tak disukai oleh manajer interim Manchester United, Ralf Rangnick.

Ronaldo tampaknya sangat frustrasi dengan kondisi Manchester United yang masih tampil tak konsisten. Tercecer dari perburuan gelar Premier League menjadi salah satu contohnya.

Rasa frustrasi Ronaldo sebenarnya bukan hal yang mengejutkan. CR7 Berulang kali menunjukkan hal itu di lapangan saat Manchester United menelan hasil buruk.

Meski begitu, tak banyak yang menyangka Ronaldo akan mengkritik skuat Manchester United. Namun hal itu nyatanya menjadi kenyataan.

Baca Juga:

Ronaldo Tak Bahagia di Manchester United, Kans Berduet dengan Messi Kembali Terbuka

Satu Kekecewaan Ronaldo kepada Skuat Man United Terkuak

Beri Sindiran, Cristiano Ronaldo: Generasi Terkini Sulit Terima Kritik

"Saya ingat ketika berusia 18 tahun, beberapa pemain yang lebih tua berbicara dengan saya dan saya menganggap itu sebagai keharusan untuk berkembang karena mereka lebih berpengalaman dan tahu lebih banyak daripada saya," kata Ronaldo dalam wawancara tersebut.

"Sementara Generasi baru ini pada umumnya tidak terima jika dikritik. Anda harus menemukan keseimbangan yang tepat untuk berbicara dengan mereka."

“Ketika mereka membutuhkan dukungan dan saran, saya akan menjadi orang nomor satu untuk membantu. Jika tidak, lakukan pekerjaan Anda, lihat diri Anda sendiri, lakukan yang terbaik untuk membantu tim," tambah Ronaldo.

Ronaldo memang tidak menyebut nama secara khusus. Namun hal yang dimaksud tentu para bintang muda yang ada di Manchester United.

Nama-nama seperti Marcus Rashford, Jadon Sancho, hingga Mason Greenwood memang tampil buruk sepanjang musim ini. Padahal kualitasnya tak perlu diragukan.

Respons Rangnick

Rangnick sudah mengetahui isi wawancara Ronaldo tersebut. Meski tak secara langsung, pria berkebangsaan Jerman tersebut tampak cukup kecewa.

Komentar pedas Ronaldo memang berpotensi membuat ruang ganti Manchester United kian tak kondusif. Situasi ini akan membuatnya semakin sulit untuk meraih hasil maksimal.

“Kami memiliki cukup banyak pemain tua berpengalaman yang tidak hanya bisa menjadi panutan dalam pelatihan dan pertandingan, tetapi juga dalam semua percakapan yang terjadi di ruang ganti," kata Rangnick.

"Dalam tim yang bersatu, hubungan seperti itu terjadi secara otomatis dan saya hanya bisa mengundang dan memberi tahu semua pemain, juga pemain yang lebih tua, untuk melakukannya secara teratur."

Dari pernyataan tersebut, Rangnick seolah menyindir Ronaldo. Ia merasa risih karena masalah di timnya kini mulai terkuak ke publik.

“Saya pikir (menjadi profesional) harus terjadi di setiap sesi latihan dan di setiap pertandingan dan, tentu saja, ini juga tentang apa yang terjadi setelah situasi selama pertandingan. Jika segala sesuatunya tidak berjalan dengan benar, Anda harus bersikap dengan cara tertentu," tambahnya.

Belum diketahui bagaimana hubungan Rangnick dan Ronaldo pasca wawancara tersebut. Efek kontroversi ini mungkin akan terlihat saat Manchester United bertandang ke markas Aston Villa dalam lanjutan Premier League 2021-2022, Minggu (16/1) dini hari WIB.