BolaSkor.com - Manajer Manchester United, Ralf Rangnick, mengungkapkan alasan timnya bisa kalah telak dari Brighton & Hove Albion. Padahal, Rangnick merasa para pemainnya telah menjalankan instruksi.

Manchester United tidak berdaya di markas Brighton, Falmer Stadium. Meskipun punya tembakan lebih banyak, tetapi Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan kalah dengan skor 4-0.

Moises Caicedo membawa tuan rumah menutup babak pertama dengan keunggulan 1-0. Kemudian, Marc Cucurella (49'), Pascal Grob (57'), dan Leandro Trossard (60) membuat skor menjadi melebar 4-0.

Baca Juga:

Ogah Jatuh ke Lubang yang Sama, Lingard Enggan Terhasut Rayuan Ten Hag

Darwin Nunez Selangkah Lagi Menuju Manchester United

Cristiano Ronaldo Ditambah Old Trafford Jadi Perpaduan yang Apik

Berbicara usai laga, Rangnick mengakui Brighton tampil lebih baik. The Seagulls bisa menembus para pemain Setan Merah yang mendapatkan instruksi tampil rapat.

"Kami tak mampu menghentikan permainan mereka. Kami sudah memberikan instruksi para pemain untuk tampil rapat. Namun, Brighton tetap tidak bisa dihentikan," ungkap Rangnick seperti dikabarkan Sky Sports.

"Saya merasa para pemain tidak mengabaikan perintah yang saya berikan. Namun, yang terjadi adalah mereka tidak bisa menghentikan Brighton."

Kekalahan tersebut juga menghadirkan catatan jeblok untuk Manchester United. Ini adalah musim di mana Manchester United mengoleksi poin paling sedikit sepanjang sejarah di Premier League. Sebelumnya, catatan kelam itu terukir pada musim 2013-2014.

"Kami terlalu banyak memberikan ruang untuk Brighton. Ketika memberikannya kepada lawan yang punya teknik bagus seperti Brighton, Anda akan mendapatkan hukuman," kata Rangnick.

Hasil itu juga membuat Manchester United secara matematis tidak bisa mengejar perolehan poin Arsenal yang berada di batas akhir zona Liga Champions. Man United terpaut lima poin dengan satu laga tersisa.