BolaSkor.com - PERBASI DKI Jakarta melakukan Rapat Pengurus Lengkap, untuk melakukan konsolidasi internal kepengurusan, evaluasi kegiatan dan rencana program kerja untuk 2023, Selasa (6/12).

Rapat menyepakati untuk Kejuaraan tingkat Provinsi DKI Jakarta 2023 rencananya diselenggarakan pada Juni 2023, yang mana bulan tersebut dipilih karena adik-adik atlet tidak dalam jadwal ujian sekolah, dan belum ada agenda resmi lain terkait yang dirilis.

Hadir mendampingi Ketua Umum dan Sekretaris Umum PERBASI DKI Jakarta, Wakil Ketua Umum 1, 2, 3 PERBASI DKI Jakarta, Halimin, Wendijanto dan Ikhwanul Iwan, Bendahara Umum Karin Lalisang, dan jajaran Ketua Bidang turut hadir mengikuti rapat pengurus.

Ketua Umum PERBASI DKI Jakarta, Lexyndo Hakim, memberikan perhatian atas rapat, bahwa sebuah organisasi harus dijalankan sesuai AD/ART atau konstitusi organisasi yang ada, baik secara formal maupun informal harus dilaksanakan.

“Jadi selain undangan seremonial dan pertemuan informal, tentunya sebuah organisasi harus ada kumpul-kumpulnya, seperti rapat ini, kita diskusi, tukar pikiran, evaluasi, dan persiapan program-program baik ke depannya, kita satu frekuensi, untuk bolabasket Jakarta yang semakin baik”, ujar Lexy.

Dalam rapat kerja juga disepakati persyaratan untuk Kejurprov 2023 mendatang lebih kurang sama dengan Kejurprov 2022, khususnya persyaratan keikutsertaan atlet adalah yang berdomisili di Jakarta.

“Kita banyak belajar pada penyelenggaraan Kejurprov 2022 yang lalu, yang walau tidak ada Kejurnasnya, tapi karena Pengkot/Pengkab se DKI Jakarta sudah menyelenggaraan Kejurkot/Kejurkab nya di awal tahun sampai sekitar bulan Agustus 2022, namun tetap PERBASI DKI Jakarta selenggarakan Kejurprov tersebut secara serentak baik jadwal dan lokasi GOR/ gelanggang olahraga basketnya”, ujar Arief Satria Kurniagung, Sekretaris Umum PERBASI DKI Jakarta.

“Terhadap domisili di Jakarta itu mutlak ya, karena kita ingin bina atlet Jakarta, untuk membela Jakarta, cinta Jakarta, raih prestasi bersama DKI Jakarta, dari Kejurkot/kab sudah main, di Provinsi main, di tingkat Nasional juga main”, tambah Arief.

Terhadap peraturan yang selama ini ada, seiring perkembangan zaman, maka Pengprov PERBASI DKI Jakarta akan membentuk tim untuk merumuskan dan menyiapkan draft usulan penyempurnaan aturan-aturan basket khususnya di Jakarta, yang akan tersinkroninasi dengan aturan dari PP PERBASI serta AD/ART yang saat ini masih berlaku.

PERBASI DKI Jakarta mengharapkan partisipasi aktif dari stakeholder basket di Jakarta untuk saling berkordinasi, berkomunikasi dan berbagi informasi yang valid dan bisa dipertanggung-jawabkan, dalam rangka kolaborasi dan sinergi program dan kegiatan basket di Jakarta.

“Kami sampaikan bahwa kepengurusan PERBASI DKI Jakarta terbuka untuk stakeholders basket, terlebih untuk memberikan masukan-masukan positif dan baik untuk pengembangan basket di Jakarta, bisa melalui wadah sosial media ataupun email dan nomor HP admin kami”, ujar Halimin, dalam hal ini selaku Wakil Ketua Umum 1 bidang Organisasi PERBASI DKI Jakarta.

“Tantangan untuk bidang Prestasi adalah penyesuaian jadwal-jadwal atlet/anak-anak pemain yang bermain di Klub, Sekolah, Daerah/Provinsi, mana-mana yang lebih diprioritaskan, walau tentunya kita tahu bahwa membela Merah Putih yang paling utama, kemudian kewajiban membela Daerah/Provinsinya, baru klub atau sekolahnya. Jadi ini tantangan yang kita hadapi, kita siapkan rumusannya”, tambah Wendijanto, Wakil Ketua Umum 2 Bidang Prestasi PERBASI DKI Jakarta.

Berkaca pada kegiatan basket di 2022 yang sangat banyak volumenya dan terasa euforia setelah 2 (dua) tahun pandemi tidak ada pertandingan, di 2023 diharapkan kegiatan pertandingan bisa terselenggara dengan baik, tentunya dengan standarisasi pelaksanaan pertandingan yang mumpuni, yang memang dapat juga membantu organisasi dalam melakukan pembinaan atlet-atlet basket di DKI Jakarta. Dan penyesuaian jadwal-jadwal pertandingan yang sudah terorganisir dengan baik satu dan lainnya.