BolaSkor.com - Para pemain Valencia memutuskan meninggalkan lapangan alias walk off pada laga kontra Cadiz di LaLiga, Minggu (4/4). Hal tersebut dikarenakan adanya tindakan rasisme yang menyerang pemainnya, Mouctar Diakhaby.

Pertandingan harus terhenti di menit ke-30 karena insiden tersebut. Namun Diakhaby yang menjadi korban rasisme justru meminta rekan satu timnya untuk kembali ke lapangan dan melanjutkan pertandingan.

Baca Juga:

Tolak Berlutut, Cara Lain Wilfried Zaha Lawan Rasisme

Terungkap, Komentator juga Bersikap Rasis terhadap Pemain Berkulit Hitam

Cerita di Balik Jersey Black Lives Matter Premier League

Insiden tersebut bermula saat Diakhaby sedang berbincang pemain Cadiz, Juan Cala. Saat itu memang kondisi keduanya sedang terlibat konflik dan membuat bek Cadiz itu mengeluarkan kata-kata yang dinilai tidak pantas hingga harus ditengahi oleh wasit.

Ketika laga kembali bergulir, Diakhaby justru digantikan dengan Hugo Guillamon sedangkan sang pelaku, Cala masih tetap bermain. Tindakan Valencia untuk kembali melanjutkan laga justru mendapat kecaman dari para fansnya.

Valencia dianggap membuat keputusan yang salah terkait kembali melanjutkan permainan. Menanggapi hal tersebut, pihak klub menegaskan keputusan tersebut adalah permintaan dari Diakhaby.

"Kami memberikan dukungan penuh kepada Mouctar Diakhaby. Sang pemain, yang mendapat hinaan rasial, meminta agar rekan satu timnya kembali ke lapangan. Kami mendukung Anda, Mouctar!" demikian pernyataan resmi Valencia dilansir dari Goal.

"Kami memberikan dukungan penuh kepada Mouctar Diakhaby. Sang pemain, yang mendapat hinaan rasial, meminta agar rekan satu timnya kembali ke lapangan. Kami mendukung Anda, Mouctar!"

Penulis: Deva Asmara Kusuma