BolaSkor.com - Manchester City di luar dugaan menaklukkan raja Eropa yang sudah memenangi 13 titel Liga Champions, Real Madrid, pada leg satu 16 besar di Santiago Bernabeu, Kamis (27/02) dini hari WIB. Kemenangan itu menjadi ukiran sejarah baru The Citizens.

Untuk kali pertama dalam sejarah Man City, tim yang dibentuk sejak 1880, mereka mengalahkan Real Madrid. Perjalanan panjang dilakukan Man City yang pernah terakhir menghadapi El Real di semifinal Liga Champions 2016.

Datang dengan pemberitaan terkait sanksi dari UEFA atas pelanggaran FFP (Financial Fair Play) yang melarang tim absen di dua kompetisi Eropa beruntun dan denda, Man City bermain tanpa beban di markas Real Madrid.

Sempat tertinggal 0-1 dari gol Isco di menit 60 - gol pertamanya sejak September 2018 di Liga Champions, Man City besutan Pep Guardiola menunjukkan mentalitas pantang menyerah. Juara dua kali beruntun Premier League berbalik unggul pada 15 menit terakhir pertandingan.

Baca Juga:

Kevin De Bruyne Jelaskan Suasana Internal Manchester City Usai Disanksi UEFA

Hasil Liga Champions: Lyon Tekuk Juventus, Man City Kalahkan Real Madrid

Kepergian Pep Guardiola Jadi Alasan Toni Kroos Hengkang dari Bayern Munchen

Gabriel Jesus mencetak gol di menit 78 dan Kevin De Bruyne melengkapi remontada (comeback) City di menit 83 via titik putih. Kemalangan kian bertambah bagi Real Madrid karena mereka bermain dengan 10 pemain pasca Sergio Ramos menerima kartu merah di menit 86.

Tidak hanya memenangi laga, menurut catatan yang dimunculkan Twitter resmi Liga Champions, Kevin De Bruyne sudah menorehkan golnya yang ke-50 di seluruh kompetisi.

Kevin De Bruyne

Total, gelandang serang asal Belgia berusia 28 tahun telah memainkan 208 laga untuk Man city dengan torehan 50 gol dan memberikan 81 assists - meraih tujuh trofi dalam kurun waktu tersebut.

"Menang di Bernabeu adalah kepuasan besar bagi kami. Luar biasa bisa menang di sini untuk kami karena kami tidak terbiasa melakukan hal-hal ini," ucap Pep Guardiola selepas laga, dikutip dari BBC Sport.

"Kami berharap ini akan membantu kami di masa depan untuk percaya pada diri sendiri dan untuk bisa pergi ke stadion mana pun dan bermain seperti yang kami lakukan melawan Real."

Kendati demikian, Pep Guardiola paham salah besar jika timnya sudah berpuas diri dengan kemenangan itu, sebab Real Madrid salah satu tim juara yang dapat membalikkan keadaan di momen sulit karena mentalitas yang mereka miliki.

"Ini hanya bagian pertama, bukan tiga poin," tambah Guardiola.

"Jika (ada) satu tim dapat mengatasi situasi ini, untuk pengalaman, untuk segalanya, inilah klubnya (Real Madrid), tapi tentu saja itu hasil yang bagus."

"Tentu saja saya sangat bangga tetapi ini hanya langkah pertama, kami memiliki pertandingan lainnya, ini belum berakhir," pungkas Guardiola.

Leg kedua akan berlangsung di Etihad Stadium pada 18 Maret 2020 pukul 03.00 dini hari WIB. Real Madrid bisa lolos ke delapan besar jika menang 2-0 atas Man City tanpa kebobolan gol.