BolaSkor.com - Real Madrid meraih kemenangan dramatis saat bertandang ke markas Sevilla pada lanjutan LaLiga 2021-2022. Namun rasa bersalah justru dimiliki pelatih Los Blancos, Carlo Ancelotti.

Dalam laga yang berlangsung di Ramon Sanchez Pizjuan, Senin (18/4) dini hari WIB, Madrid mengalahkan Sevilla dengan skor 3-2. Namun raksasa Spanyol itu sempat tertinggal dua gol lebih dulu.

Madrid memang tampil tak terlalu baik pada babak pertama. Hal ini dimanfaatkan Sevilla untuk tampil menekan.

Baca Juga:

Sevilla 2-3 Real Madrid: Titel LaLiga Sudah di Depan Mata

Dibandingkan dengan Maldini, Modric Bakal Pensiun di Real Madrid

Real Madrid Disebut Hoki Dapat Lalui Hadangan PSG dan Chelsea

Ivan Rakitic membuka keunggulan tuan rumah lewat tendangan bebas pada menit ke-21. Madrid kembali kebobolan empat menit berselang yang kali ini dicetak oleh Erik Lamela.

Usai turun minum, Madrid baru menunjukkan kelasnya sebagai calon juara. Rodrygo yang baru masuk pada awal babak kedua hanya butuh waktu lima menit untuk mencatatkan namanya di papan skor.

Gol tersebut membuat rasa percaya diri Madrid mulai kembali. Mereka secara perlahan mengurung pertahanan Sevilla.

Usaha tak kenal lelah yang ditunjukkan para pemain Madrid akhirnya berbuah manis pada menit ke-82. Nacho sukses menyamakan kedudukan setelah tembakan mendatarnya dari dalam kotak penalti menembus gawang Sevilla.

Madrid memastikan kemenangannya pada masa injury time. Karim Benzema membobol gawang Sevilla dari jarak dekat memanfaatkan umpan matang Rodrygo.

Ancelotti merasa bangga dengan mentalitas juara yang ditunjukkan para pemainnya. Ia juga pasang badan dengan performa buruk Madrid pada babak pertama.

"Penampilan babak pertama adalah kesalahan pelatih dan babak kedua karena kualitas pemain. Kami melihat tim yang lelah di babak pertama dan kemudian intensitas luar biasa di babak kedua," kata Ancelotti di situs resmi klub.

Sulit untuk memahami kinerja babak pertama kami. Namun pada babak kedua kami bermain dengan tingkat intensitas, konsentrasi, dan sikap yang benar."

Jalannya laga ini mirip dengan saat Madrid menjamu Chelsea pada leg kedua perempat final Liga Champions. Luka Modric dan kawan-kawan seperti selalu punya solusi dari performa buruk mereka.

Ancelotti tentu ikut andil dalam kebangkitan ini lewat pergantian pemain yang tepat. Namun ia memilih memberikan pujian tinggi kepada anak-anak asuhnya.

"Tidak ada yang mengejutkan saya tentang tim ini. Saya sangat bangga dengan penampilan di babak kedua ini," tambahnya.

"Saya harus berterima kasih kepada semua pemain untuk itu."

Kemenangan ini membuat Madrid semakin kukuh di puncak klasemen sementara. Gelar juara LaLiga tampaknya tinggal menunggu waktu saja untuk diraih.