BolaSkor.com - Sembilan tahun menjalani karier kepelatihan Pep Guardiola selalu dinaungi sukses dari segi raihan trofi bersama Barcelona, Bayern Munchen, dan Manchester City. Raihan itu semakin 'manis' karena diraih dengan filosofi sepak bola ofensif dan menghibur.

Dalam perjalanan karier kepelatihannya itu Guardiola sudah sering menemui lawan-lawan yang hebat. Di antaranya adalah Real Madrid yang sudah pernah dihadapi selama empat tahun kala Guardiola membesut Barcelona (2008-2012).

Selain itu Guardiola juga pernah bertemu Madrid kala ia melatih Bayern Munchen dan Man City di kompetisi Eropa. Berbicara soal Madrid Guardiola cukup bersyukur sering menghadapi mereka karena mereka 'membantu' Guardiola mengembangkan karier kepelatihannya.

Baca Juga:

Hasrat Terpendam Pep Guardiola: Latih Timnas Brasil

Pep Guardiola Diberi Dana Transfer Rp 5 Triliun di Musim Panas Ini

Tak Hanya Ferran Torres, Manchester City Juga Capai Kata Sepakat Rekrut Bek Bournemouth

Pep Guardiola

"Mereka tim yang sangat kuat, dalam segala hal, dan mereka (Madrid) telah membantu saya menjadi pelatih yang lebih baik. Keduanya dengan Jose Mourinho, dengan (Manuel) Pellegrini, dengan semua pelatih yang mereka miliki," tutur Guardiola kepada DAZN.

"Jika mereka telah melakukan apa yang telah mereka lakukan, memenangkan tiga Liga Champions berturut-turut, untuk mengambil dua gelar liga dari Barcelona ketika Barcelona dalam dekade ini telah mendominasi (LaLiga) tidak seperti tim lain ... Saya sangat senang bahwa hal-hal berjalan baik untuk mereka."

Di musim ini juga Guardiola di ambang membawa Man City ke perempatfinal Liga Champions. Satu kaki City sudah di delapan besar usai unggul agregat gol 2-1 melawan Real Madrid di 16 besar dan dua gol itu bernilai gol tandang. Namun Guardiola tak mau jemawa.

"Mereka bertanya bagaimana perasaan Anda ketika Anda akan memenangkan sesuatu yang belum kamu menangkan. Saya tidak tahu, saya tidak tahu bagaimana perasaan saya," imbuh Guardiola.

"Jujur, saya mencobanya tahun pertama, dan yang kedua dan ketiga dan keempat, dan di tahun-tahun mendatang. Dan jika [tim saya] bisa bermain di dalamnya, saya akan mencoba dan memenangkannya, seperti yang lainnya."

"Tetapi jika saya tidak memenangkannya, apakah saya akan gagal? Yah, saya akan gagal, tetapi yang penting adalah mencoba," pungkas Guardiola.