BolaSkor.com - Real Madrid akan menjamu Sheriff Tiraspol pada laga kedua grup D Liga Champions 2021-2022. Sebuah peringatan diberikan kepada raksasa Spanyol itu oleh sang pelatih, Carlo Ancelotti.

Duel Madrid kontra Sheriff akan berlangsung di Santiago Bernabeu, Rabu (29/9) pukul 02.00 dini hari WIB. Ini menjadi momen kembalinya Los Blancos ke markas kebesarannya usai renovasi pada ajang Liga Champions.

Madrid tentu ingin mempersembahkan kemenangan dalam momen istimewa ini. Selain itu, tambahan tiga poin juga akan membawa David Alaba dan kawan-kawan ke puncak klasemen.

Baca Juga:

Demi Dapat Bermain, Toni Kroos Tahan Rasa Sakit Selama Enam Bulan

Titik Nadir Karier James Rodriguez, Bersinar di Piala Dunia 2014 dan Berakhir di Qatar

Carlo Ancelotti Ungkap Alasan Madrid Diimbangi Villarreal

Sheriff Tiraspol merupakan sebuah fenomena di Liga Champions 2021-2022.

Di atas kertas, Madrid harusnya bisa mewujudkan target tersebut dengan mudah. Sang calon lawan hanya berstatus debutan di ajang ini.

Namun Ancelotti tak mau tertipu dengan kondisi ini. Ia menyadari Sheriff punya potensi untuk melanjutkan kisah dongengnya di Liga Champions.

“Kami harus mempersiapkan diri dengan baik untuk setiap pertandingan Liga Champions. Kami sangat menantikan untuk kembali ke Bernabéu karena kami memiliki kenangan indah tentang kompetisi ini," kata Ancelotti di situs resmi klub.

"Sheriff bukan tim yang terkenal, tetapi mereka sangat terorganisir. Kami harus fokus penuh karena kami membutuhkan tiga poin untuk menempatkan kami di posisi yang bagus di grup ini."

Sheriff memang menjadi sebuah fenomena unik di Liga Champions musim ini. Klub asal Moldova itu mampu melaju ke fase grup meski memulai perjalanannya dari kualifikasi pertama.

Setelah lolos ke fase grup untuk pertama kali, kejutan Sheriff tak berhenti sampai di sana. Tim asuhan Yuriy Vernydub tersebut mengalahkan Shakhtar Donetsk yang lebih berpengalaman pada laga perdana di fase ini.

Sheriff kini juga berstatus pemuncak klasemen sementara grup B. Mereka unggul produktivitas gol dari Madrid.

Fakta tersebut harusnya menjadi perhatian Madrid. Jika menganggap remeh, bukan tidak mungkin kolektor trofi Liga Champions terbanyak itu menjadi korban kejutan Sheriff berikutnya.