BolaSkor.com - Pelari marathon Indonesia, Triyaningsih, kembali mengukuhkan diri sebagai yang terbaik pada nomor 10.000 meter di Kejuaraan Nasional Atletik 2019. Atlet DKI Jakarta itu menyelesaikan perlombaan dengan catatan waktu 37 menit 14,78 detik.

Triyaningsih mengalahkan atlet Nusa Tenggara Timur, Mery Paijo, dan pelari Sumatera Barat, Bayu Trianata Sari, yang menempati peringkat kedua dan ketiga. Hasil ini membalas kegagalan Triyaningsih pada nomor 5.000 meter.

"Mendapat medali emas, saya bersyukur. Karena kembali lagi ini proses pengembalian kondisi. Dari catatan waktunya peningkatannya juga signifikan. Bulan lalu saya sempat lari 37 menit 58 detik, ini bisa mencapai 37 menit 14 detik, lumayan peningkatannya," ujar Triyaningsih.

Baca Juga:

Tampil di 3x3 World Tour, Satria Muda Enggan Dipandang Sebelah Mata

Golden State Warriors Ikat Draymond Green Kontrak Jangka Panjang

Namun, catatan waktu Triyaningsih masih jauh dari harapan. Dengan 37 menit 40,93 detik pelari berusia 32 tahun itu belum berhak lolos ke pemusatan latihan nasional.

PASI Pusat memberi patokan baru di mana setiap atlet harus menyentuh batas minimum yakni 36 menit 43,02 detik. Menanggapi hal ini, Triyaningsih tak mau ambil pusing.

Catatan yang didapatnya pada Kejurnas Atletik ini sudah lebih dari cukup. Apalagi, Triyaningsih baru kembali mengikuti kompetisi setelah mengalami cedera pada persiapan Asian Games 2018.

"Kecewa pasti (karena tak memenuhi limit). Cuma saya juga tak mau memaksakan diri. Ya, memang catatan waktunya harus segitu, ini progres latihan," Triyaningsih menuturkan.

"Orang kan lihatnya hasil, tapi kami atlet ya ini lah proses, dan prosesnya panjang, termasuk saya mau mengembalikan kondisi ini kan tak seperti Roro Jongrang buat Candi Prambanan," Triyaningsih melanjutkan.*