BolaSkor.com - Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru (LIB), Akhmad Hadian Lukita, angkat bicara terkait dengan regulasi pemain U-20 pada lanjutan Liga 1 2020. Menurutnya pemain U-20 boleh masuk dalam susunan pemain, namun tidak diwajibkan untuk dimainkan.

Sebelumnya regulasi ini memang sudah menjadi wacana ketika PSSI melakukan pertemuan dengan Asosiasi Pelatih Profesional Seluruh Indonesia (APSSI) beberapa waktu yang lalu. Piala Dunia U-20 yang menjadi acuan APPSI untuk mewajibkan pemain U-20 bermain di Liga 1.

Akhmad Hadian juga menjelaskan bahwa nantinya pemain U-20 wajib ada dua orang pemain ada di daftar susunan pemain. Hal ini dilakukan oleh PT LIB lantaran ada beberapa tim Liga 1 yang mengeluh masih kekurang pemain U-20 dalam timnya, sehingga diambil keputusan seperti itu.

Baca Juga:

Liga 2: Juara Musim 2020 Akan Mendapatkan Total Hadiah Rp1,5 Miliar

Tanggapan Persib Mengenai Hasil Manager Meeting bersama PT LIB dan PSSI

"Boleh masuk ke DSP (Daftar Susunan Pemain), tapi tidak wajib dimainkan, sebelumnya kan ada wajib dimainkan. Harus ada di dsp minimal dua tapi sekarang tidak wajib dimainkan. Kalau sekarang kan kondisi pemain sudah ada yang masuk TC Timnas Indonesia," kata Akhmad Hadian Lukita.

"Karena ada beberapa klub yang bilang kekurangan pemain (U-20). Jadi ada klub yang pemainnya dipakai Timnas Indonesia U-19 sudah dari sekarang, Tapi regulasi itu belum jadi keputusan final, nanti masuk ke PSSI, PSSI nanti yang harus bikin regulasi," tambahnya.

Seperti diketahui, Liga 1 akan kembali digulirkan pada 1 Oktober 2020 mendatang. Nantinya kompetisi ini akan dilangsungkan di Pulau Jawa dengan protokol kesehatan yang sangat ketat dan rencananya pada Liga 1 kali ini PT LIB akan menghapuskan sistem degradasi.