BolaSkor.com - Komposisi skuat Persebaya Surabaya berkurang menyusul mundurnya Abu Rizal Maulana dari tim secara mendadak. Alhasil, keputusan Abu Rizal untuk mundur dari Persebaya membuat kaget rekan-rekan satu timnya.

Pemain senior Persebaya Rendi Irwan mengaku terkejut dengan langkah Abu Rizal itu. Maklum, pemain asal Sampang, Madura itu merupakan rekan satu tim sejak musim 2017 lalu di Bajol Ijo.

“Saya sendiri juga kaget. Saya tidak tahu (alasan) mundurnya,” katanya kepada BolaSkor.com.

Hal senada juga diungkapkan Mokhamad Syaifuddin. Mantan pemain PSS Sleman ini juga kaget mengetahui Rodeg, sapaan Abu Rizal, memutuskan mundur dari Persebaya.

“Tidak ada kabar sama sekali. Jangankan wartawan, tim juga kaget tiba-tiba mundur,” jelasnya ketika dihubungi BolaSkor.com.

Baca Juga:

Hadapi Persib, Lini Belakang Persebaya Dapat Peringatan

Persebaya Masih Berjuang di Piala Menpora, Abu Rizal Pilih Mundur

Bukan hanya rekan satu tim yang dibuat terkejut. Pelatih Persebaya Aji Santoso juga bingung.

“Semua pihak juga bingung dibuatnya. Kok tiba-tiba pamit. Saya waktu ngobrol dengannya juga berkali-kali mengatakan apa keputusan itu sudah dipikir matang-matang. Ternyata dia sudah keukeuh hengkang, tidak bisa dicegah,” ujar pelatih berusia 51 tahun tersebut.

Mundurnya putra mantan pemain Persegres Gresik tersebut dibenarkan manajer Persebaya Candra Wahyudi. Lantaran memilih mundur, manajemen tidak dapat berbuat banyak. Sejatinya, Rodeg telah mendapat kontrak permanen pada 1 Maret lalu dan berakhir hingga kompetisi Liga 1 2021 usai.

“Kalau begini kami anggap mengundurkan diri. Dan otomatis kontraknya tidak berlaku lagi,” tutur Candra.

Bersama tim asal Kota Pahlawan, Rodeg mengemas 73 penampilan di semua ajang. Dia mencetak dua gol masing-masing satu di Liga 2 2017 dan Liga 1 2018. Pemain jebolan kompetisi internal Persebaya itu mencatatkan 12 kartu kuning selama membela Persebaya.

Beberapa gelar sudah dipersembahkan kepada tim kebanggaan Bonek itu, seperti Dirgantara Cup, Liga 2 2017, dan Piala Gubernur Jawa Timur 2020. Rodeg juga berperan ketika Persebaya menjadi runner up Liga 1 2019. (Laporan Kontributor Keyzie Zahir/Surabaya)