BolaSkor.com - Pelatih Blacksteel Manokwari, Yori van der Torren, menyoroti kinerja wasit. Itu setelah skuat asuhan kalah 2-3 dari Bintang Timur Surabaya (BTS) dalam matchday kedelapan Grup B Pro Futsal League 2018 di GOR 17 Desember, Mataram, Minggu (11/3).

Ini menjadi kekalahan pertama Blacksteel. Dalam tujuh laga sebelumnya, Blacksteel meraih enam kemenangan dan satu hasil seri.

Kekalahan membuat Blacksteel tetap dengan 19 poin. Blacksteel tetap di puncak Grup B hanya saja tinggal terpaut satu poin dari Permata Indah Manokwari.

"Ini futsal, bisa menang dan kalah. Kami tidak boleh kecewa. Kami telah meraih enam kemenangan, satu hasil seri, dan satu kekalahan. Tidak masalah, kami masih di atas. Kami tidak stress, santai saja," kata Yori van der Torren.

Salah satu yang disoroti Yori adalah ketika pemainnya diganjar kartu kuning. "BTS punya dua pemain Jepang dan sangat berkualitas. Kami juga memiliki dua pemain dari Thailand yang berkualitas. Artinya level futsal tinggi dan saya hanya pertanyakan level wasit."

"Orang jalan di luar lapangan kenapa diberi kartu kuning? Itu tidak masuk akal dan itu bikin anak-anak jatuh. Saya tidak bilang kami kalah karena wasit, namun hanya bilang bahwa laga ini bagus dan ada pemain luar, tolong wasit juga meningkatkan performanya."

"Saya hanya mau wasit ikut level. Kalau tidak bisa jaga suasana di lapangan dan mengikuti aturan futsal Indonesia tidak akan maju. Pemain emosi karena keputusan mereka."

"Tentang laga ini, seperti di Surabaya, bahwa laga berjalan bagus. Selamat untuk BTS dan kami akan fokus ke laga pekan kelima," tambah Yori van der Torren.

Yori van der Torren juga mengomentari duo Jepang yang dimiliki Bintang Timur Surabaya, Kaoru Morioka dan Tomoaki Watanabe. Kedua pemain Timnas Futsal Jepang itu merupakan rekrutan anyar dan baru dimainkan melawan Blacksteel.

"Pasti (mereka memberikan pengaruh untuk BTS). Mereka punya pengalaman besar dan itu juga jadi motivasi untuk pemain BTS, tapi saya bangga dengan tim karena bermain bagus seperti laga kemarin dan kami tetap yakin masuk final four."