BolaSkor.com - Shayne Elian Jay Pattynama merasa bahagia setelah menyandang status Warga Negara Indonesia (WNI). Dia bertekad membuat bangga mendiang sang ayah dengan memperkuat Timnas Indonesia.

Shayne merampungkan proses naturalisasinya pada Selasa (24/1) sore. Dia diambil sumpah setia sebagai WNI di Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) DKI Jakarta.

Dalam menjalani pengambilan sumpah itu Shayne ditemani oleh Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan. Utusan PSSI Hamdan Hamedan juga turut mendampingi.

Setelah menjalani seluruh rangkaian proses pengambilan sumpah kewarganegaraan Indonesia, Shayne bersama Iriawan menemui awak media. Dalam kesempatan itu, Shayne mengungkapkan kesannya setelah menjadi WNI.

Shayne berharap bisa membuat mendiang sang ayah bangga. Ayah pemain Viking FK itu diketahui berasal dari Maluku Tengah, tetapi lahir di Semarang.

Baca Juga:

Sah Jadi Warga Negara Indonesia, Shayne Pattynama Amunisi Terbaru Timnas

Jika Terpilih Jadi Ketum PSSI, Erick Thohir Dukung Penuh Shin Tae-yong?

"Saya sangat senang dan bangga akhirnya resmi menjadi Warga Negara Indonesia. Saya ingin berterima kasih kepada Ketua Umum PSSI yang selalu memberikan bantuan, saya sangat mengapresiasinya," kata Shayne Pattynama.

"Saya juga ingin berterima kasih kepada pak Hamdan (Hamedan) atas semua bantuan dan dukungannya. Saya sangat senang dan bangga menjadi orang Indonesia sekarang dan ayah saya akan melihat dari atas sana serta bahagia dan bangga," ujarnya menambahkan.

Shayne Pattynama mulai menjalani proses naturalisasi sejak akhir Mei 2022. Pada November 2022, permohonan naturalisasinya disetujui DPR-RI.

Lalu pada awal Januari 2023, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Republik Indonesia, Zainudin Amali, melaporkan bahwa Keputusan Presiden (Keppres) terkait perpindahan kewarganegaraan Shayne Pattynama sudah ditandatangani oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi).

Shayne Pattyanama menjadi pemain keempat yang dinaturalisasi PSSI kepengurusan Mochamad Iriawan. Tiga nama sebelumnya adalah Marc Klok, Jordi Amat dan Sandy Walsh.