BolaSkor.com - Mimpi Ivan Toney untuk berlaga di Piala Dunia 2022 gagal terwujud usai tak masuk skuat Timnas Inggris asuhan Gareth Southgate. Namun ia menerima fakta tersebut dengan cara berkelas.

Toney menjadi salah satu kandidat untuk mengisi lini depan Timnas Inggris di Piala Dunia 2022. Hal itu tak lepas dari performa impresifnya bersama Brentford sejak musim lalu.

Peluang Toney semakin besar usai menerima panggilan pertama Timnas Inggris pada September lalu. Meskipun dirinya belum diberi kesempatan melakoni debut.

Baca Juga:

Profil Grup B Piala Dunia 2022: Inggris Favorit Tempati Urutan Satu

Piala Dunia 2022: Dipanggil Timnas Inggris, Kyle Walker Ternyata Masih Cedera

Gareth Southgate Ungkap Alasan Pilih Harry Maguire daripada Fikayo Tomori

Namun pada akhirnya, Southgate tidak menyertakan Toney ke Qatar. Ia lebih memilih membawa Marcus Rashford dan Callum Wilson untuk menjadi pesaing Harry Kane di posisi penyerang tengah.

Keputusan Southgate tersebut menuai polemik. Namun Toney fokus melanjutkan hidup dan karier sepak bolanya.

Hebatnya, Toney tak butuh waktu lama untuk membuktikan kemampuannya. Ia baru saja mencetak dua gol untuk membawa Brentford menang 2-1 di kandang Manchester City dalam lanjutan Premier League 2022-2023.

Brentford merayakan gol dengan cara menutup telinga menggunakan jari telunjuk. Gestur tersebut seolah ditujukan kepada Southgate.

Namun Toney mengaku sangat menghormati keputusan Southgate. Kegagalan tampil di Piala Dunia 2022 justru membuatnya kian termotivasi.

"Jelas mengecewakan (gagal ke Piala Dunia), tapi saya tahu kemampuan saya. Saya tidak akan mengecewakan diri sendiri dan akan terus maju," kata Toney usai laga kontra Manchester City kepada BT Sport.

"Saya akan terus berusaha tampil dengan baik untuk Brentford."

Performa Toney juga membuat seorang Pep Guardiola melontarkan pujian. Manajer Manchester City itu merasa skema permainan tim asuhannya tak berjalan karena adanya sosok berusia 26 tahun tersebut di kubu Brentford.

"Kami memiliki banyak masalah karena ketika Toney menyentuh bola dia menciptakan masalah. Dia juga menciptakan masalah ketika melindungi bola dan bermain dengan tiga pemain di tengah," kata Guardiola.

"Kami tidak bisa mendapatkan kembali bola pada akhirnya."