BolaSkor.com - CEO Arema FC, Agoes Soerjanto, merespons situasi yang dialami timnya ketika pertandingan uji coba kontra Madura United tidak selesai dalam 90 menit di Stadion Kanjuruhan Malang, Rabu (21/10) kemarin.

Sebagai petinggi sebuah klub, tentu hal ini membuatnya prihatin. Apalagi, ada anggapan bahwa pertandingan uji coba itu tidak mengantongi izin, hingga harus dibubarkan oleh pihak kepolisian.

"(Pertandingan uji coba) ini murni untuk menjalankan program latihan yang telah disusun pelatih dan dilakukan denhan protokol kesehatan," ujar Agoes Soerjanto melalui rilis resmi Arema FC.

Pertimbangan itu yang disinyalir pihaknya tidak menembuskan pertandingan uji coba kontra Madura United ke pihak kepolisian. Di samping kepentingan program latihan, pertandingan uji coba itu juga sudah dipastikan tertutup untuk penonton umum.

Baca Juga:

Carlos Carvalho Sebut Arema FC Beruntung saat Menang atas Madura United

Kalah 3-4 dari Arema FC, RD Tuntut Pemain Pelapis Madura United Pahami Skema

"Karena sifatnya hanya latihan bersama seperti yang biasa digelar, kami tidak melakukan sosialisasi ke pihak luar (tim) mana pun. Kami juga selalu meminta pengelola stadion untuk menutupnya dari akses umum," bebernya.

"Namun bagaimana pun, kami sampaikan terima kasih kepada pihak kepolisian yang terus mengingatkan kami agar menjaganya," imbuh pengganti posisi Iwan Budianto tersebut.

Seperti diketahui, pertandingan uji coba melawan Madura United tidak bisa diselesaikan dalam 90 menit, sesuai rencana awal. Wasit menghentikan pertandingan pada menit 75, tepat dua menit setelah gol Kushedya Hari Yudo yang mengubah skor menjadi 4-3 untuk kemenangan Arema FC. (Laporan Kontributor Kristian Joan/Malang)