BolaSkor.com - Penyerang Persija Jakarta, Marko Simic, tersandung kasus dugaan pelecehan seksual di pesawat menuju Sydney, Australia, ketika timnya akan berhadapan dengan Newcastle Jets, pada babak eliminasi kedua Liga Champions Asia (LCA) di Stadion Hunter Newcastle, Selasa (12/2). Lalu, bagaimana respons Ivan Kolev selaku pelatih tim ibu kota mengenai masalah yang menimpa pemainnya itu?

Kolev berbicara di depan wartawan seusai Persija takluk 1-3 dari Newcastle Jets. Kekalahan ini membuat tim berjuluk Macan Kemayoran tersebut gugur dari LCA.

Hanya saja, Kolev menolak membicarakan kasus dugaan pelecehan Marko Simic. Sebagai pelatih, arsitek asal Bulgaria itu cuma bersedia membahas jalannya pertandingan.

"Saya tidak bisa bicara soal (kasus) Marko (Simic). Hanya soal pertandingannya saja," ujar Kolev pada konferensi pers setelah pertandingan.

"Kami berterima kasih kepada Marko Simic. Dia di situasi ini, tetap berjuang keras dalam laga untuk membantu tim," kata Kolev menambahkan.

Baca Juga:

Penjelasan Persija soal Tuduhan Pelecehan Seksual Marko Simic sehingga Bisa Main Lawan Newcastle Jets

Penjelasan Kenapa Persija Selalu Bermain Tandang di Babak Eliminasi Liga Champions Asia

Persija sempat mampu menahan imbang 1-1 tuan rumah dalam 90 sebelum kalah 1-3 pada babak tambahan waktu. Meski Marko Simic tidak mencetak gol pada pertandingan tersebut, Kolev tetap memberikan pujian.

"Dia bermain bagus. Keputusan kami memainkan dia, karena kami sudah bicara dan keputusannya tetap memainkan dia," tutur Kolev.

Media Australia pada hari ini, News.com.au, memberitakan bahwa Simic dituduh melakukan pelecehan seksual terhadap seorang wanita. Persoalan ini membuat Marko Simic harus menghadap pengadilan, tepatnya di Daerah Downing Centre Sydney pada Selasa (12/2) waktu setempat.

Paspor Simic ditahan Imigrasi Australia. Persoalan ini pun berbuntut panjang, dengan Simic harus bertahan di Australia sampai sidang berikutnya pada 9 April.