BolaSkor.com - Efek pertama mulai terlihat dalam proses renegosiasi kontrak yang tengah terjadi di tubuh Persik Kediri, dalam persiapan menyambut bergulirnya kompetisi liga 1 pada Oktober 2020 nanti.

Yaitu dengan hengkangnya Paulo Oktavianus Sitanggang dari skuat tim Macan Putih. Gelandang andalan Indra Sjafri saat mengangkat trofi juara Piala AFF 2013 itu bahkan sudah diperkenalkan PSMS Medan, yang juga bersiap menyambut kelanjutan Liga 2.

"Ya, saya sudah dengar itu. Tapi untuk lebih jelasnya, silakan tanya ke manajemen. Karena ini urusan manajemen," papar Joko Susilo saat dihubungi Bolaskor.com.

Baca Juga:

PT LIB Inspeksi Kesiapan Yogyakarta sebagai Homebase Beberapa Klub pada Kelanjutan Liga 1

Protokol Kesehatan TC Timnas Indonesia Jadi Acuan Kelanjutan Kompetisi

Lebih lanjut, Joko Susilo menuturkan bahwa posisinya saat ini tidak tepat untuk mengomentari kepindahan status pemainnya itu. Termasuk munculnya indikasi gagalnya kesepakatan kedua belah pihak dalam renegosiasi yang mencapai 50 persen.

"Karena semua proses renegosiasi kontrak adalah ranah dari manajemen tim Persik. Saya pun demikian, masih menunggu kejelasan itu," tandas pelatih berlisensi AFC Pro tersebut.

Joko Susilo bahkan sampai enggan menindaklanjuti efek transfer Paulo Sitanggang secara teknis tim. Meski di sisi lain, kepindahan gelandang yang direkrut dari Barito Putera itu jelas mengurangi komposisi pemain Persik Kediri, yang tinggal menyisakan 25 nama dengan 4 diantaranya pemain asing.

"Termasuk soal itu, saya masih belum bisa bicara apa-apa. Jadi, no komen dulu," pungkas pelatih yang membesut Arema FC pada Liga 1 2018 lalu itu. (Laporan Kontributor Kristian Joan/Malang)