BolaSkor.com - PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) telah memutuskan untuk melanjutkan kompetisi pada 1 Oktober mendatang. Bahkan sejumlah tim sudah melakukan persiapan, namun sampai sejauh ini PSIS Semarang masih belum berpikir untuk melakukan persiapan.

Sebelumnya CEO PSIS Semarang, Yoyok Sukawi mengatakan bahwa restu dari Satuan Tugas COVID-19 jadi acuan untuk melakukan persiapan. Kini PT LIB sudah mendapatkan restu tersebut, tapi Laskar Mahesa Jenar masih belum mau melakukan persiapan.

Yoyok mengaku masih ada hal lain yang harus diperharikan selain restu dari Satgas COVID-19. Pria yang juga menjabat sebagai anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI ini memberikan beberapa alasan lagi mengapa timnya masih belum melakukan persiapan.

Baca Juga:

Manajemen PSIS Akan Gandeng Rumah Sakit dan Berharap Biaya Tes Corona dari PT LIB atau PSSI

Masa Berlaku Habis, Persib Belum Tentu Ulangi Tes Swab

"Restu dari Satgas COVID-19 memang sudah keluar, namun lengkapnya protokol (kesehatan), jadwal, skema, dan hak komersial belum keluar sehingga kita belum lakukan persiapan," kata Yoyok Sukawi saat dihubungi BolaSkor.com, Sabtu (1/8).

Selain itu, kasus positif COVID-19 di Indonesia yang terus menerus meningkat menjadi alasan lainnya. Yoyok khawatir jika PSIS melakukan persiapan tanpa dibarengi dengan protokol kesehatan yang baik bisa jadi masalah baru untuk tim yang kini bermarkas di Stadion Citarum.

"Jujur saya sangat khawatir banget untuk mempersiapkan tim di tengah kondisi yang seperti ini. Makanya kita masih belum persiapan, menunggu semuanya jelas dulu terkait perizinan dan protokol kesehatan nanti seperti apa. Setelah itu baru saya bicarakan dengan manajemen," pungkas Yoyok.