BolaSkor.com - Tidak lama berselang atau beberapa jam setelah kekalahan memalukan 0-4 Manchester United dari Liverpool di pekan tunda Premier League di Anfield, Rabu (20/04) dini hari WIB, dua sosok figur di manajemen United undur diri.

Kekalahan itu memastikan United kalah dengan agregat gol 0-9 setelah sebelumnya di Old Trafford kalah 0-5. Sama seperti saat itu, United tak berdaya untuk meladeni permainan Liverpool: buruk saat bertahan, tumpul saat menyerang, dan tak punya karakter atau determinasi bermain.

Ralf Rangnick, manajer interim Man United, tak menahan ucapannya mengenai situasi klub dan melontarkan kritikan tajam. Rangnick menjabat sebagai interim hingga akhir musim sebelum mengisi peran penasihat untuk dua tahun ke depan.

Baca Juga:

Jurgen Klopp: Keterpurukan Manchester United Tidak Akan Bertahan Selamanya

Penilaian Jujur Ralf Rangnick soal Man United, Butuh Revolusi dan 10 Pemain Baru

Kisah Pilu Manchester United: Paling Banyak Menabur Uang, Sedikit Menuai Gelar

"Pasti akan ada pembangunan kembali tetapi itu tidak membantu kami ketika kami masih memiliki lima pertandingan untuk dimainkan (saat ini)," tambah Rangnick dikutip dari Sky Sports.

"Jika Anda menganalisis situasinya, tidak sulit untuk menganalisisnya. Bagi saya, jelas akan ada enam, tujuh, delapan, mungkin sepuluh pemain baru. Sebelum Anda merekrut pemain itu, Anda harus menyadari bagaimana Anda ingin bermain," tegas dia.

Tak sampai di situ saja Rangnick juga membicarakan soal elemen lain di dalam klub yang dapat menunjang kesuksesan, semisal pemandu bakat, rekrutmen, dan lainnya dengan contoh tim-tim top seperti Chelsea, Liverpool, dan Manchester City.

“Di Jerman kami memiliki seorang pelatih kepala dan kemudian biasanya ada minimal dua orang yang terampil secara terus-menerus di klub dengan basis jangka panjang yang bertanggung jawab untuk perekrutan, kepanduan, dan operasi harian apapun,” tutur Rangnick.

“Mereka juga membawa pelatih kepala yang tepat dan terbaik untuk tim. Ini masih belum memiliki tradisi besar di sini dan pekerjaan direktur olahraga atau direktur sepak bola – hanya beberapa klub yang memilikinya."

"Saya tahu itu untuk masa depan, dan saya pikir lebih dari itu untuk klub besar seperti Manchester United, Anda tidak dapat meletakkan semua pekerjaan dan tugas dan seluruh tanggung jawab hanya di pundak satu orang - pada manajer. Saya tidak yakin apakah ini dapat ditangani oleh satu orang, tidak peduli seberapa bagusnya dia.

"Saya tahu Liverpool, Manchester City, dan Chelsea juga memiliki orang-orang pintar yang mengurus rekrutmen, pemandu bakat, departemen medis... Saya pikir ini juga menjadi masalah bagi klub kami, di mana mereka harus memperhatikannya," tambah dia.

Dua Sosok Senior Pemandu Bakat Undur Diri

Tak lama setelah Rangnick menuturkannya dua sosok senior, Jim Lawlor dan Marcel Bout, mengundurkan diri. Lawlor Kepala Pemandu Bakat dan Bout Kepala Pemandu Bakat Global. Keduanya sudah lama bekerja di Man United.

Lawlor bergabung dengan United pada 2005 dan dipromosikan pada 2014, Bout datang bersama Louis van Gaal, pada awalnya sebagai pelatih sebelum pindah ke pemandu bakat. Keduanya punya peran penting dalam proses rekrutmen United.

Marcel Bout

“Jim Lawlor telah memutuskan untuk mundur dari perannya sebagai pemandu bakat di musim panas setelah 16 tahun bersama klub," demikian pernyataan di laman resmi The Athletic.

“Selama waktu itu, Jim memainkan peran kunci dalam pengembangan beberapa tim pemenang trofi Manchester United dan merupakan sumber bimbingan penting bagi Sir Alex Ferguson dan setiap manajer yang telah mengikutinya."

“Jim meninggalkan klub dengan ucapan terima kasih kami yang terhangat atas kontribusinya yang signifikan dan harapan terbaik kami untuk masa depan."

“Marcel Bout telah meninggalkan perannya sebagai Kepala Pemandu Bakat Global setelah delapan tahun bersama klub. Sosok yang dihormati di dalam dan di luar Manchester United, Marcel telah memainkan peran penting sebagai asisten pelatih dan dalam memperkuat kemampuan pemantau bakat kami dalam beberapa tahun terakhir."

"Marcel meninggalkan klub dengan ucapan terima kasih kami yang terhangat atas kontribusinya yang signifikan dan harapan terbaik kami untuk masa depan," pungkas pernyataan itu.