Sidoarjo - Timnas senior Indonesia akan menghadapi Kamboja pada laga uji coba di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Kamis (25/9). Pada laga ini, Pelatih timnas senior Alfred Riedl kemungkinan akan melakukan rotasi pemain. Langkah itu dilakukan setelah beberapa pemain Indonesia mengalami cedera. Kabar ini diucapkan oleh Asisten Pelatih timnas senior Widodo C Putro pada sesi konferensi pers jelang pertandingan di Sidoarjo, Rabu (24/9). Menurut Wiwid, panggilan karib Widodo, dari segi target, timnas senior dituntut wajib menang. Selain secara kualitas berada di atas Kamboja, kemenangan ini akan membuat mental timnas senior makin baik, setelah sebelumnya mengalahkan Malaysia 2-0. Untuk mewujudkan itu, lanjut Wiwid, Riedl kemungkinan akan melakukan rotasi pemain. Itu dilakukan karena Riedl ingin melihat kemampuan pemain secara nyata, disamping memang ada pemain yang tengah cedera. "Yang saya dengar kemarin Riedl akan merotasi pemain. Alasannya ada beberapa pemain cedera seperti M Roby, Hariono, Zulkifli Syukur, dan Dedi Hartono. Hariono cedera paha, Zulkifli lutut, sedangkan Dedi di punggung," ujar Wiwid. Wiwid menolak anggapan bahwa rotasi itu dilakukan karena Kamboja dinilai sebagai tim lemah. Menurutnya, langkah Riedl itu sangat masuk akal untuk melihat kualitas seluruh pemain yang ada saat ini. "Kita tidak menganggap Kamboja tim lemah. Tapi dengan rotasi, kita bisa tahu mana pemain yang berkualitas mana yang tidak," tukas Wiwid. Menurut Wiwid, kondisi yang ada sekarang memang masih menjadi dilema bagi tim pelatih Timnas. Artinya, tim pelatih masih belum bisa melakuan evaluasi 100 persen karena masih banyak pemain yang memperkuat timnas U-23 dan beberapa pemain Persipura yang masih konsentrasi di Piala AFC. "Skuat yang ada sekarang belum final. Nanti setelah ISL selesai dan Persipura telah menyelesaikan kiprahnya di Piala AFC, akan ada proses seleksi, sekaligus persiapan terakhir kita menuju Piala AFF 2014," terang Widodo. Pada laga besok, timnas senior akan turun dengan formasi 4-2-3-1. Menurut Widodo, formasi itu sudah paten dimainkan saat latihan. Terkait kelebihan Kamboja, Widodo mengungkapkan, pihaknya akan mengantisipasi serangan balik Kamboja. "Mereka biasanya juga bermain dengan melakukan serangan sporadis. Pokoknya kita tidak akan memberi ruang mereka untuk berkembang. Kita harus bisa menguasai bola," tutur Widodo. Selain itu, lanjut Widodo, pihaknya juga mengantisipasi kemungkinan Kamboja bermain bertahan. "Kalau mereka bermain seperti itu, kami harus kuat dengan shooting jarak jauh dan memperbanyak peluang dari luar kotak penalti, juga umpang-umpan silang," tandasnya. JANGAN LEWATKAN: