BolaSkor.com - Kemenangan kandang pertama Manchester United di ajang Premier League 2020-2021 diwarnai sejumlah kontroversi. Salah satu legenda klub, Rio Ferdinand bahkan mengakui hasil positif itu tak lepas dari bantuan wasit.

Dalam laga yang berlangsung di Old Trafford, Minggu (22/11) dini hari WIB, Manchester United menang dengan skor tipis 1-0. Bruno Fernandes menjadi pembeda lewat gol tunggalnya dari titik penalti pada menit ke-56.

Namun sorotan justru tertuju kepada kinerja sang pengadil, David Coote. Ia dianggap membuat sejumlah keputusan kontroversial yang mengundang perdebatan.

Baca Juga:

Hasil Laga-laga Eropa: Barcelona dan Man City Kalah, MU Menang Tipis

Fakta Bahwa MU Memang 'Varchester United'

Manchester United Nyaris Jadikan Ansu Fati Pemain Termahal Kedua Dunia

Manchester United vs West Bromwich Albion

Salah satu keputusan kontroversialnya tentu saat menganulir hadiah penalti untuk West Brom pada awal babak kedua. Padahal ia dengan tegas menunjuk titik putih usai Conor Gallagher dilanggar Fernandes di kotak terlarang.

Sayang, Coote mengubah keputusannya usai mengecek insiden tersebut melalui VAR. Hal inilah yang kemudian dianggap Ferdinand sebagai sebuah kesalahan.

"Itu keputusan yang memalukan. Dia melakukannya dengan benar pertama kali karena penalti itu keputusan yang tepat," kata Ferdinand kepada BT Sport.

"Bagaimana dia bisa melawan keputusannya sendiri tentang itu? Pertandingan telah dirampok dari West Brom, itu sangat jelas."

Bagi Ferdinand, Coote tak seharusnya mengubah keputusan yang diambilnya dengan tegas. Hal ini justru bisa merusak kredibilitasnya sebagai seorang sang pengadil.

Pandangan serupa juga disampaikan mantan wasit, Peter Walton. Ia meminta para pengadil tak selalu bergantung dengan VAR.

"Menurut saya, VAR seharusnya tidak terlibat. Dengan meminta wasit untuk pergi ke monitor sisi lapangan, mereka menyimpulkan bahwa dia melakukan kesalahan," kata Walton.

Kinerja Coote kian disorot setelah memberikan penalti untuk Manchester United tak lama kemudian. Bek West Brom, Darnell Furlong dianggap melakukan handball di kotak terlarang saat menahan umpan Juan Mata.

Tak sampai di situ, Coote juga mengulang eksekusi penalti Fernandes yang mampu dibaca Sam Johnstone. Sang kiper dianggap bergerak lebih dulu sebelum tendangan dilakukan.

Ini bukan pertama kali nama Coote disorot. Kinerjanya juga sempat dikritik saat berperan sebagai petugas VAR pada laga Everton kontra Liverpool, bulan lalu.

Saat itu, ia mengabaikan tekel horor Jordan Pickford kepada Virgil van Dijk yang membuat bek berkebangsaan Belanda itu terancam absen hingga akhir musim. Usai insiden tersebut, ia sempat dibebastugaskan selama sepekan.