Madrid - Roberto Carlos memiliki harapan yang ingin sekali dia wujudkan di Real Madrid. Pria asal Brasil itu mengaku ingin menjadi pelatih Los Blancos suatu saat nanti. Carlos sebelas musim lamanya menjadi penghuni Estadio Santiago Bernabeu saat masih bermain. Pria yang kini berusia 40 tahun itu mempersembahkan empat gelar Liga Spanyol, tiga trofi Liga Champions, dan beberapa trofi berharga lainnya. Pada 19 Juni 2007, Carlos meninggalkan Madrid dan bergabung bersama klub Turki, Fenerbache. Dua musim bermain di sana, Carlos kemudian pulang kampung ke Brasil dan memperkuat Corinthians. Setahun berselang, dia bergabung bersama Anzhi Makhachkala. Pada 30 September 2011, Carlos dipercaya sebagai pelatih sementara Anzhi menyusul pemecatan Gadzhi Gadzhiyev. Pada awal 2012, Carlos akhirnya dipercaya sebagai pelatih kepala Anzhi. Terhitung sejak Juni 2013, Carlos membesut tim Liga Super Turki bernama Sivasspor. "Melatih Real Madrid dalam waktu sepuluh tahun ke depan adalah impian terpendam saya," ungkap Carlos seperti dilansir Marca. Hasil undian yang berlangsung di markas UEFA, Nyon, Swiss, bulan Desember lalu mempertemukan Schalke 04 melawan Real Madrid di babak 16 besar Liga Champions. Madrid lebih dulu bertandang ke markas Schalke, Stadion Veltins-Arena dini hari nanti, Kamis (27/2) WIB. "Real Madrid sangat bagus dalam penguasaan bola, tapi Schalke sangat berbahaya dalam serangan balik. Pada masa saya, kami mengikuti ketiga kompetisi dengan semangat tinggi. Pada akhirnya, kami tak mendapatkan satu gelar pun. Anda harus melakukannya secara perlahan. Para suporter tak boleh memperlakukan Madrid seperti tim terbaik di Eropa," ia menambahkan.