BolaSkor.com - Seusai mencetak gol keduanya pada laga melawan Leicester City, Roberto Firmino berlari untuk memeluk sang manajer Jurgen Klopp. Firmino berterima kasih karena Klopp mengulur waktu untuk menariknya keluar.

Bagi Klopp sendiri, apa yang dilakukan Roberto Firmino di atas lapangan sudah memuaskan. Meski jarang membuat gol, Firmino adalah pilar dari serangan Liverpool lewat pergerakan dan umpan-umpannya. Firmino adalah pelayan bagi Sadio Mane dan Mohamed Salah.

Baca Juga:

Liverpool dan 6 Klub Eropa yang Berjaya di Final Piala Dunia Antarklub

Liverpool 1-0 Flamengo: The Reds Juara Piala Dunia Antarklub 2019

Leicester 0-4 Liverpool: The Reds Menatap Gelar Premier League

Akan tetapi, Firmino tetaplah seorang penyerang dan gol menjadi ukuran. Meski Firmino dikenal tidak egois dan mementingkan tim, dia butuh gol untuk menjaga api dalam dirinya.

Bagi Liverpool, tentu saja mereka akan senang jika Firmino mulai kembali mencetak gol. Dan hal itu sudah dimulai di Piala Dunia Antarklub di Qatar. Gol Firmino pada semifinal melawan Monterey adalah yang pertama dalam 16 penampilan. Gol berlanjut hingga ke final saat Firmino menjadi penentu kemenangan Liverpool atas Flamengo. Sepulang dari Qatar, Firmino kemudian mencetak dua gol ke gawang Leicester.

Yang menarik untuk dilihat lebih jauh adalah tiga dari empat gol datang di periode akhir laga. Bahkan, enam dari delapan gol Firmino musim ini dibuat di atas menit ke-70.

Klopp pernah menjelaskan, untuk Firmino dia tidak melihat gol sebagai patokan. "Jurnalis mengatakan kepada saya Bobby Firmino sudah lama tidak mencetak gol. Saya bahkan tidak menyadari hal itu," kata Klopp dikutip SkySports.

"Ketika memikirkan Firmino, saya tidak berpikir soal gol. Saya hanya berpikir betapa pentingnya dia bagi tim."

Namun, sekali lagi, penyerang membutuhkan gol, bahkan untuk pemain yang rela menjadi penyuplai seperti Firmino. Hal ini juga disadari oleh Klopp.

"Jadi kami berbincang karena saya mengenalnya. Dia terlihat cemas karena sudah lama tidak mencetak gol. Saya katakan kepadanya, saya tidak tertarik dengan itu karena dia adalah penghubung di dalam tim," kata Klopp.

"Dia bukan satu-satunya pemain yang bisa tampil di posisi tersebut. Tapi cuma dia yang bisa memainkannya dengan cara spesial."

(SkySports)

Klopp dan Liverpool tentu senang melihat Firmino mencetak gol. Pasalnya setelah mencetak gol ada perubahan berarti dari dirinya. Saat melawan Leicester, Firmino terus mengancam pertahanan lawan. Firmino terus mengganggu pertahanan lawan dari segala sisi.

Statistik menunjukkan bahwa Firmino menjadi pemain Liverpool dengan jelajah paling jauh, 11,31 kilometer di laga melawan Leicester. Catatan itu lebih tinggi daripada Trent Alexander-Arnold yang menjadi bintang pada laga tersebut. Trent tercatat menjelajah 10,64 km.

Empat gol dari tiga laga sudah mengembalikan naluri gol Firmino. Paling tidak dia sudah meredam rasa penasarannya. Kini Firmino adalah penghubung yang mencetak gol.