BolaSkor.com - Roberto Mancini selaku pelatih timnas Italia membahas laga final Piala Eropa 2020 timnya melawan timnas Inggris di Wembley, Senin (12/07) pukul 02.00 dini hari WIB. Menurutnya penguasaan bola saja tak cukup untuk memenangi laga.

Dominasi penguasaan bola acapkali dianalogikan dengan tim yang memegang kontrol pertandingan. Dengan cara demikian maka kans tim memenangi laga lebih besar dengan banyaknya peluang mencetak gol.

Hal itu terbukti efektif ketika Spanyol pada era kejayaannya memenangi titel Piala Eropa 2008 dan 2012, serta satu Piala Dunia 2010. Akan tapi seiring berjalannya waktu efisiensi mencetak gol mengalahkan tim dengan penguasaan bola, meski mereka tak banyak memenangi penguasaan bola.

Itu menjadi ukuran Mancini bagi timnya agar bisa memenangi Piala Eropa 2020. Dibutuhkan hal lebih seperti komitmen, determinasi, selain penguasaan bola untuk memenangi titel Piala Eropa.

Baca Juga:

Deretan Modal Italia Permalukan Inggris di Final

Piala Eropa 2020: Harry Kane Tak Gentar dengan Sejarah Besar Italia

Final Piala Eropa 2020: Ingin Juara? Inggris Wajib Setop Jorginho

Roberto Mancini

"Mencapai final tidak mudah. Anda harus bermain dengan konsentrasi, dengan suka cita, karena ini sepak bola," tutur Mancini di sesi konferensi pers dikutip Football-Italia.

"Anda tidak bisa masuk ke permainan dengan ketegangan, Anda harus masuk ke dalamnya dengan keinginan untuk tidak bermain. Jika Anda ingin pergi jauh-jauh, Anda harus beradaptasi dengan situasi yang berbeda."

"Anda tidak bisa berharap untuk memenangkan Piala Eropa atau Piala Dunia dengan mendominasi permainan saja."

Mancini memimpin Italia ke final dengan catatan 33 laga tak pernah kalah alias unbeaten. Pencapaian itu menyenangkannya, tetapi ia tak mau cepat puas sampai timnya memenangi trofi.

"Saya bangga dengan apa yang telah kami lakukan. Itu tidak mudah. Sampai di sini adalah sebuah pencapaian, dan sekarang jika saja kami bisa menang pada hari Minggu... Pada akhirnya, memenangkan final adalah yang terpenting," tegas Mancini.

Terakhir, mantan pelatih Inter Milan dan Manchester City itu juga sadar bahwa Italia akan menghadapi Inggris plus 'pemain ke-12', yakni suporter Inggris yang akan memadati Wembley.

"Kami harus menekan, berjuang sampai akhir. Karena Inggris adalah tim yang kuat dan mereka akan bertarung habis-habisan," imbuh Mancini.

"Mereka akan memiliki hampir seluruh stadion di belakang mereka, dan jelas bahwa para penggemar di dalam akan bersorak untuk mereka, tapi tidak apa-apa," urai dia.

Simak Rangkuman keseruan Piala Eropa 2020 di sini