BolaSkor.com - Pemuda Italia berusia 19 tahun milik AS Roma, Nicolo Zaniolo, terus mengundang sensasi dengan talenta yang dimilikinya. Teranyar, dua golnya membantu Roma menang 2-1 atas Porto di leg satu 16 besar Liga Champions, Rabu (13/2) dini hari WIB. Zaniolo mencatatkan catatan spesial di laga itu.

Produk akademi Fiorentina yang melanjutkan karier di Virtus Entella mencetak dua gol di Stadio Olimpico pada menit 70 dan 76. Di paruh pertama dia punya statistik pemain paling sering dilanggar (empat kali) dan dua kali dilanggar lawan.

Satu-satunya noda dari laga itu adalah gol tandang yang diciptakan Adrian Lopez di menit 79. Gol itu bisa jadi motivasi Porto untuk memenangi laga di leg kedua yang berlangsung di Portugal Maret mendatang.

Baca Juga:

Nicolo Zaniolo, Pangeran Baru Roma yang Bukan Lahir di Roma

Edin Dzeko Ungkap Kenangan Terbaik Selama di Manchester City

Roma Vs Porto, Derby della Capitale bagi Pelatih Dragons

Nicolo Zaniolo

Pada pertandingan itu, Zaniolo langsung menorehkan dua tinta emas dalam sejarah sepak bola Italia, Eropa, dan Giallorossi. Zaniolo jadi pemain termuda asal Italia yang mencetak dua gol di satu laga, plus pemain termuda Roma yang mencetak gol di Liga Champions.

"Ini malam yang luar biasa hebat, saya tidak bisa berkata apa-apa dan tidak pernah menyangka hal seperti itu (rekor). Kendati demikian, kami masih punya leg kedua, kami tak seharusnya kebobolan gol dan kami harus memikirkannya sebagai tim," tutur Zaniolo di Goal.

Sekedar informasi, Zaniolo datang ke Roma bersama Davide Santon sebagai bagian kesepakatan transfer Radja Nainggolan ke Inter Milan. Menilik performa pemain kelahiran Massa, Tuscany, 2 Juli 1999 itu, Roma tampaknya lebih diuntungkan dengan transfer tersebut.

"Saya banyak berlari hari ini, tapi saya bahagia melakukannya untuk tim ini. Mencetak gol di depan Curva Sud merupakan perasaan spesial. Saya tidak tahu bagaimana menggambarkannya. Saya harap mencetak lebih banyak gol di bawah Curva Sud ini," pungkas Zaniolo.