BolaSkor.com - AS Roma akan menjamu FC Porto di leg satu 16 besar Liga Champions, Rabu (13/2) pukul 03.00 dini hari WIB di Stadio Olimpico. Pertandingan itu akan menjadi laga spesial bagi pelatih Dragons, Sergio Conceicao.

Tidak ada yang lebih mengenal sejarah rivalitas Derby della Capitale atau Derby Ibu Kota Italia selain Conceicao. Pelatih berusia 44 tahun pernah memperkuat rival sekota Roma, Lazio selama dua periode (1998-2000 dan 2003-04).

"Jelas sekali memasuki stadion ini membangkitkan kenangan akan tahun-tahun bahagia dan banyak titel yang saya kuasai di Lazio. Datang ke Roma selalu emosional, tapi fokus saya untuk laga besok," tutur Conceicao di laman resmi UEFA.

"Tidak ada perasaan spesial menghadapi Roma. Ada perasaan spesial karena memiliki hati simbol dari FC Porto," tegas Conceicao yang sudah meraih satu Scudetto, dua Coppa Italia, dan satu Piala Winners.

Baca Juga:

VAR Siap untuk 16 Besar Liga Champions 2018-2019

16 Besar Liga Champions: Mengulas Duel Antar-Lini Manchester United Vs PSG

Prediksi Man United Vs PSG: Situasi Lebih Menguntungkan Tuan Rumah di Old Trafford

Pepe dan Sergio Conceicao

Porto memang bisa saja tampil mengejutkan melawan Roma yang masih angin-anginan musim ini di bawah arahan Eusebio Di Francesco. Mereka punya skuat dengan kombinasi pemain-pemain berpengalaman dan berkualitas.

Iker Casillas, Pepe, sudah sarat pengalaman di Liga Champions bersama Real Madrid, sementara Hector Herrera, Eder Militao, Alex Telles, dan Yacine Brahimi, merupakan pemain-pemain berkualitas yang dimiliki Porto.

Kendati demikian, rekor mereka tidak bagus kala melawan klub-klub Italia di Liga Champions. Saban mentas ke Italia, Porto kalah enam kali dari tujuh kali kesempatan bermain tandang di sana. Satu-satunya pengecualian terjadi ketika menang 3-2 melawan Milan pada September 1996.

Tapi, Roma juga tidak pernah mengalahkan Porto di kompetisi Eropa dengan dua hasil imbang dan dua kekalahan. Semua itu memang hanya terjadi di masa lalu. Namun, kedua klub punya sejarah di Eropa.

Di Francesco bertekad membawa Roma mengulang catatan gemilang musim lalu ketika menembus semifinal Liga Champions. Kali ini, dia ingin mencatatkan clean sheet alias tidak kebobolan agar Porto tidak memiliki keunggulan gol tandang.

Eusebio Di Francesco

"Laga nanti jadi kesempatan hebat untuk menampilkan performa hebat dan mengembalikan antusiasme. Kami harus kuat ketika bertahan besok. Penting untuk kami tidak kebobolan gol, meskipun hal itu tak boleh dijadikan alasan bagi kami merusak identitas bermain," papar Di Francesco.

"Sergio Conceicao melakukan pekerjaan dengan hebat, dia memberikan Porto identitas yang jelas. Meskipun cedera (pemain) mereka, mereka tetap kompak, terorganisir. Laga nanti bakal menuntut kekuatan fisik," lanjutnya.

Prakiraaan Susunan Pemain:

AS Roma (4-3-3): Antonio Mirante; Alessandro Florenzi, Kosta Manolas, Federico Fazio, Aleksandar Kolarov; Lorenzo Pellegrini, Daniele De Rossi, Bryan Cristante; Nicolo Zaniolo, Edin Dzeko, Stephan El Shaarawy

Pelatih: Eusebio Di Francesco

Porto (4-3-3): Iker Casillas; Eder Militao, Felipe, Pepe, Alex Telles; Danilo Pereira, Hector Herrera, Oliver Torres; Otavio, Francisco Soares, Yacine Brahimi

Pelatih: Sergio Conceicao

Wasit: Danny Makkelie (Belanda)