BolaSkor.com - Berbagai rumor mewarnai kepindahan Romelu Lukaku dari Inter Milan ke Chelsea. Penyerang berkebangsaan Belgia itu kini membuka fakta di balik semua ini.

Lukaku menjadi ujung tombak andalan Inter pada dua musim terakhir. Ia total mencetak 64 gol dari 95 laga.

Ketajaman Lukaku juga memainkan peran penting dalam keberhasilan Inter merebut Scudetto musim lalu. Nerazzurri mampu mematahkan dominasi Juventus di Serie A.

Wajar jika kemudian Inter dan Lukaku dianggap pasangan yang serasi. Hubungan keduanya saling menguntungkan.

Baca Juga:

7 Pemain yang Kembali ke Pelukan Mantan pada Musim Panas 2021

Bukan sebagai Pesaing, Romelu Lukaku Bakal Tingkatkan Performa Werner

Thomas Tuchel Masih Ragu Turunkan Lukaku sebagai Starter

Romelu Lukaku

Hal itu membuat keputusan Inter menjual Lukaku ke Chelsea sulit dipercaya. Meskipun ada faktor krisis finansial yang dihadapi rival sekota AC Milan tersebut.

Pada akhirnya, Inter benar-benar menjual Lukaku. Chelsea rela mengeluarkan dana hingga 115 juta euro demi memulangkan mantan pemainnya ke Stamford Bridge.

Sebelum transfer ini terjadi, ada rumor yang menyebut Lukaku minta dijual. Hal tersebut tentu memancing kemarahan dari suporter Inter.

Lukaku ternyata tak membantah rumor tersebut. Namun ia punya alasan kuat meminta dijual ke Chelsea.

"Saya baru menyadari bahwa Chelsea serius ketika mereka membuat tawaran ketiga. Mereka menawarkan 100 juta euro, lalu 105 juta euro, dan 105 juta euro plus (Marcos) Alonso," kata Lukaku kepada HLN.

"Chelsea kemudian menawarkan 110 juta euro ditambah (Davide) Zappacosta, tapi Inter mengatakan tidak."

Kengototan Chelsea tersebut membuat hati Lukaku tersentuh. Ia seolah lupa The Blues pernah menyia-nyiakan bakatnya.

Lukaku kemudian mengambil keputusan untuk pergi ke Chelsea. Ia meminta Inter untuk mewujudkan transfer ini.

“Saya tidak ingin pergi lewat pintu belakang Inter. Mereka membuat saya keluar dari kotoran di lubang yang dalam bersama Man United," tambahnya.

"Setelah pelatihan, saya pergi ke kantor (Simone) Inzaghi. Saya tidak ingin merusak suasana, jadi saya meminta tolong kepadanya untuk mencari kesepakatan."

Sikap Lukaku itu membuat Inter tak punya pilihan. Tawaran selanjutnya Chelsea senilai 115 juta euro kemudian diterima.

Transfer Lukaku ini membuat suporter Inter marah. Mereka menilai pemilik klub tidak kompeten.

Lukaku juga menjadi sasaran kemarahan mereka. Sang pemain dianggap pengkhianat atau tak tau balas budi.

Entah bagaimana respons suporter Inter usai mendengar pengakuan Lukaku. Yang jelas, La Beneamata sejauh ini mampu mengantisipasi kepergian sang bomber dengan baik.