BolaSkor.com - Belakangan ini berita soal kepergian Lionel Messi dari Barcelona dan Sergio Ramos dari Real Madrid menjadi topik utama perbincangan. Apalagi keduanya sama-sama bermain di PSG (Paris Saint-Germain) dan kesamaan lainnya mereka juga dua bintang yang meninggalkan LaLiga.

LaLiga dinilai bakal kehilangan pamor mereka seiring kepergian dua pemain legendaris tersebut. Akan tapi bukan hanya LaLiga saja yang ditinggal pergi bintang-bintang mereka di musim panas 2021 ini.

Serie A pun demikian. Megabintang sekaliber Cristiano Ronaldo memang masih bertahan di Juventus, tetapi pemain-pemain top berkualitas lainnya satu demi satu meninggalkan Serie A. Teranyar adalah Romelu Lukaku.

Penyerang berusia 28 tahun kembali ke Chelsea dengan banderol 115 juta euro yang ditebus dari Inter Milan. Lukaku akan memulai periode keduanya membela The Blues setelah periode pertama dilaluinya pada 2011 hingga 2014.

Baca Juga:

Pemain Bintang Ramai Hengkang, Serie A Terancam Kehilangan Pamor

Edin Dzeko Gabung Inter Milan Hari Rabu

Milan dan Inter Sama-Sama Kehilangan Dua Bintang, Bedanya Ada yang Raup Rp3,1 Triliun

Itu artinya Lukaku hanya menghabiskan dua tahun kariernya di Serie A. Meski belum relatif lama Lukaku sudah memenangi satu Scudetto. Pengalaman itu akan membantu Lukaku untuk membuktikan diri di Premier League setelah sempat gagal kala membela Manchester United dan Chelsea.

Selain Lukaku masih ada empat pemain bintang lagi yang meninggalkan Serie A di musim panas 2021. Siapa saja?

1. Cristian Romero

Dana sebesar 42 juta poundsterling dikeluarkan Tottenham Hotspur untuk merekrut bek Atalanta, Cristian Romero. Bek berusia 23 tahun sudah layak dilabeli bek top setelah musim lalu menjadi bek terbaik Serie A.

Terlebih Romero membantu Argentina memenangi Copa America 2021. Lugas, disiplin, dan tidak kenal kompromi. Tiga hal itu menggambarkan permainan mantan bek Genoa dan Juventus itu. Romero akan menjadi aset berharga untuk Tottenham besutan Nuno Espirito Santo.

2. Gianluigi Donnarumma

Serie A kehilangan salah satu kiper terbaiknya tapi tidak untuk timnas Italia. Gianluigi Donnarumma (22 tahun) memilih pergi dari AC Milan dan tidak memperpanjang kontraknya. Produk akademi Milan promosi ke tim utama pada 2015 dan langsung jadi pilihan utama di bawah mistar gawang.

Donnarumma menjadi pemain terbaik Piala Eropa 2020 usai membantu timnas Italia memenanginya. PSG cukup beruntung mendapatkan sang kiper untuk jadi proyek jangka panjang dengan gratis alias free agents.

Milan dan Serie A kehilangan kiper top, namun PSG kini punya dua kiper dengan kualitas top dalam diri Donnarumma dan Keylor Navas.

3. Achraf Hakimi

71 juta euro dikeluarkan PSG untuk merekrut pemain berusia 22 tahun, Achraf Hakimi dari Inter Milan. PSG tahu Inter butuh pemasukan dana untuk mengatasi kesulitan finansial di tengah pandemi virus corona dan merekrutnya.

Pemain berpaspor Maroko merupakan bek kanan yang tampil optimal kala menjadi bek sayap kanan. Kecepatannya kala membantu serangan, visi bermain, umpan silang, serta naluri golnya menjadikan eks pemain Real Madrid seperti penyerang sayap.

4. Rodrigo De Paul

Setelah lima tahun berkarier dan mengembangkan kemampuan di Udinese, Rodrigo De Paul akhirnya hengkang menuju Atletico Madrid dengan banderol 35 juta euro. Dalam kurun waktu itu begitu banyak klub yang memantau Rodrigo De Paul.

Di Serie A De Paul mencatatkan 184 penampilan dengan catatan 34 gol dan 36 assists di seluruh kompetisi. Itu impresif mengingat De Paul berposisi sebagai gelandang. Artinya, De Paul memiliki kemampuan yang lengkap dari sisi defensif, teknik bermain bagus, dan juga permainan ofensif.