BolaSkor.com - Semenjak dibeli Chelsea dari Inter Milan dengan mahar 97,5 juta poundsterling, Romelu Lukaku selalu jadi sorotan publik. Apalagi performanya jauh dari memuaskan dan baru mencetak 10 gol dari 28 laga di seluruh kompetisi.

Melawan Crystal Palace di Premier League Chelsea menang 1-0, tetapi Lukaku (28 tahun) hanya memiliki tujuh sentuhan bola dan satu di antaranya dari kick-off. Teranyar, Lukaku dicadangkan Thomas Tuchel kala Chelsea menang 2-0 atas Lille di Liga Champions.

Kesulitan Lukaku itu berbalik 180 derajat dari saat ia menjuarai Serie A dengan Inter Milan arahan Antonio Conte musim lalu, apalagi ia jadi top skorer. Mantan pemain Chelsea, Joe Cole turut mengomentari situasi yang dialami Lukaku.

Menurutnya Lukaku harus melupakan masa lalunya dengan Inter dan fokus dengan Chelsea. Cole memiliki keyakinan Lukaku masih bisa mengikuti jejak sukses legenda Chelsea sekaligus idolanya, Didier Drogba.

Baca Juga:

Hasil Liga Champions: Chelsea Perkasa, Juventus Ditahan Villarreal

N'Golo Kante, Game Changer dalam Pemecahan Rekor Chelsea

Alasan Thomas Tuchel Parkir Lukaku Lagi

"Itu keliru, bagaimana hasilnya. Saya pikir Tuchel menanganinya (wawancara Lukaku) dengan brilian, itu dilupakan," ucap Cole kepada BT Sport.

'Saya pikir dengan Romelu, itu semua di antara telinganya. Dia dalam situasi yang dia alami, dia tidak bisa mendambakan untuk kembali ke Italia."

"Dia mendapat kesempatan di sini untuk menjadi No 9 Chelsea, dia mendapat kesempatan untuk berjalan di posisi Didier Drogba, pahlawannya, No 9 hebat yang telah kita lihat di klub ini."

"Dia harus meletakkan semuanya di tempat tidur (melupakan masa lalu), mengabaikan semua kebisingan dan berkonsentrasi pada permainannya. Kita telah melihat dia mencetak semua jenis gol, dia adalah striker yang lengkap ketika dia tampil benar."

Kendati taktik Tuchel dinilai jadi alasan kesulitan Lukaku tampil optimal, Cole yakin penyerang timnas Belgia itu bisa menciptakan banyak peluang mencetak gol jika punya penempatan posisi yang bagus.

"Apakah itu suplai bola? Apakah itu pergerakan tanpa bola? Itu sedikit dari keduanya. Itu perlu ditangani. Dengan striker, bahkan jika bolanya tidak bagus Anda harus berada di sana, maka Anda bisa melihat diri Anda sendiri," tambah Cole.

"Dia perlu memastikan dia berada di posisi yang tepat setiap saat dan jika bola tidak datang, lakukan lagi dan lakukan lagi dan akhirnya akan sampai di sana," urai dia.