BolaSkor.com - Pelatih Barcelona, Ronald Koeman, mengutarakan pendapatnya mengenai presiden Los Cules, Joan Laporta. Menurut Koeman, Laporta terlalu banyak bicara.

Masa depan Ronald Koeman tidak pasti dengan hanya sisa kontrak satu tahun lagi. Walhasil, pembicaraan soal kontrak baru untuk Koeman pun mulai menjadi isu panas di Spanyo.

Joan Laporta sebagai pemimpin pun buka suara. Menurutnya, ada sejumlah syarat yang harus dipenuhi jika Koeman ingin mendapatkan kontrak baru.

Baca juga:

Tak Ada Lionel Messi dalam Benak Pep Guardiola

Statistik Menarik Jelang Duel Barcelona Vs Bayern Munchen

3 Alasan Barcelona Akan Bangkit dan Mengalahkan Bayern Munchen

Mengetahui hal itu, Koeman kecewa. Berbicara pada NOS, Koeman merasa apa yang diungkapkan Laporta tidak tepat. Menurutnya, yang terbaik adalah berbicara secara langsung dengannya.

"Hubungan saya dengan Laporta telah membaik. Namun, pekan lalu terjadi sesuatu yang menurut saya tidak benar," ujar Koeman.

"Dia menyarankan agar semua pelatih tak memiliki kekuatan. Laporta terlalu banyak bicara dan tidak bijaksana dalam dua kesempatan," sambungnya.

"Itu bisa dilakukan secara pribadi. Saya suka ketika seorang presiden terlibat dan mengajukan pertanyaan itu seharusnya tidak terjadi di media. Itu adalah masalahnya."

Namun, dalam wawancara yang sama, Koeman mengaku mendapatkan dukungan dari manajemen. Koeman ingin melanjutkan kariernya di Barcelona.

"Dimulai dengan presiden, saya merasa semua orang benar-benar memberikan dukungan. Pun dengan para pemain, staf, dan anggota dewan," katanya.

"Saya terbuka untuk tinggal. Saya bersenang-senang. Berkat saya, klub ini punya masa depan," ulas Koeman.