BolaSkor.com - Real Madrid menambah nestapa FC Barcelona saat keduanya bentrok di El Clasico akhir pekan lalu dalam lanjutan laga LaLiga. Barcelona kalah 1-2 dari gol David Alaba dan Lucas Vazquez yang diperkecil gol Sergio Aguero.

Hasil itu jadi kemunduran setelah di dua laga sebelumnya Barcelona menang atas Valencia (3-1) dan Dynamo Kiev (1-0). Tapi itu juga mempertegas inkonsistensi Barcelona yang kalah dari Benfica (0-3) dan Atletico Madrid (0-2) sebelumnya.

Sasaran dari kekecewaan fans Barcelona selepas kekalahan itu mengarah kepada Ronald Koeman, pelatih Barcelona. Bahkan fans menghadang mobil Koeman kala meninggalkan Camp Nou bersama istrinya.

Dalam video yang beredar Koeman langsung mengendarai mobilnya. Koeman pun menuturkan bahwa ia sedianya ingin meladeni mereka dan keluar dari mobil, tapi ia berpikir itu bukan tindakan yang tepat.

Baca Juga:

Barcelona 1-2 Real Madrid: Blaugrana Perpanjang Nestapa di El Clasico

Kalah di El Clasico, Barcelona Tak Berniat Pecat Koeman

Ronald Koeman Jadi Sasaran Amukan Suporter Barcelona

Mobil Ronald Koeman kala dihadang fans Barcelona

"Saya bersama istri saya, tetapi ada juga orang-orang di belakang kami yang membuat film (dokumenter), jadi semuanya sudah saya rekam. Ada seorang pria yang mengenakan kaus Arsenal di belakang mobil, Anda melihatnya, kan?" terang Koeman dikutip dari ESPN.

"Saya tidak takut. Ada saat saya berpikir untuk keluar, tetapi lebih baik tidak. Ada banyak orang yang merekam dan (membuat video) Tik-Tok dan mereka ingin Anda terlibat."

Baru-baru ini Barca memang memiliki masalah dengan pembuat video Tik-Tok kala mereka coba merekam di sesi latihan klub. Barca meresponsnya dengan meningkatkan keamanan di sesi latihan.

Lebih lanjut menurut Koeman, ia tak tahu bagaimana menyelesaikan masalah terhadap fans yang melakukan aksi tersebut. Menurutnya bukan hanya dia saja yang diserang, tapi juga figur lainnya di Barca.

"Saya tidak berpikir ada solusi. Bagi saya, ini lebih merupakan masalah sosial, masalah pendidikan bagi orang-orang yang tidak memiliki moral atau nilai," imbuh Koeman.

“Para penggemar di stadion adalah kebalikannya, bahkan saat tertinggal 0-2, jadi kami tidak boleh terlalu fokus pada orang-orang ini. Kami memilikinya di sini setiap hari masuk dan keluar dari tempat latihan)."

"Bukan hanya saya yang mengalaminya, tetapi banyak pemain juga, yang bersama keluarga mereka. Itu terjadi pada semua orang, bahkan (mantan bek Barca) Carles Puyol," urai Koeman.