BolaSkor.com – Kapten tim Persebaya Surabaya, Ruben Sanadi angkat suara tentang kekalahan timnya atas Arema FC. Persebaya tumbang dengan skor telak 0-4 di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Kamis (15/8) sore.

Persebaya menanggung malu dalam lawatan ke markas Arema. Empat gol bersarang ke gawang Miswar Saputra. Keempat gol itu dicetak Dendi Santoso, Arthur Cunha, Sylvano Comvalius, dan Makan Konate.

Dalam konferensi pers selepas pertandingan, Ruben Sanadi mengatakan jika kekalahan ini diluar prediksi. “Semua di luar dugaan,” akunya. Ia menambahkan, “Kami harus menerima hasil ini. Apa pun terjadi, kami tetap bersama.”

Baca Juga:

Dipermalukan Arema FC, Karteker Persebaya Akui Salah Strategi

Kemenangan Sarat Makna Arema FC atas Persebaya

Selayaknya pertandingan melawan Arema FC di Malang sebelumnya, Persebaya datang ke stadion dengan pengawalan ketat. Mereka tidak naik bus ke Kanjuruhan. Skuat Persebaya diangkut kendaraan taktis (rantis).

Teror berlanjut di lapangan. Para pendukung Arema membombardir pemain Persebaya dengan yel-yel. Saat dikonfirmasi oleh awak media, Ruben Sanadi menegaskan bahwa hal itu tidak menyiutkan mental pemain.

“Kami tidak pernah takut terhadap teror apa pun. Kami pemain profesional. Mau teror apa pun, dihajar apa pun, kami tidak pernah takut,” tegas Ruben. (Laporan Kontributor Keenan Wahab/Surabaya)