Jakarta – Meski berasal dari dua bidang berbeda, Paul McCartney dan Luis Suarez tetap punya persamaan, yaitu punya nama besar dan lekat dengan salah satu kota pelabuhan di Inggris, Liverpool. Apa yang terjadi bila keduanya saling bercakap?

Nama Paul mungkin lebih mendunia dan dikenal dari berbagai kalangan dan usia, serta strata ekonomi, lantaran rekam jejaknya yang luar biasa di dunia musik. Salah satu pendiri The Beatles ini memiliki banyak karya jenius dan telah diakui sebagai salah satu musisi terbaik di dunia.

Jika Paul lahir di Liverpool, maka Suarez bermain untuk klub sepak bola di kota Budaya tersebut, yaitu Liverpool Football Club. Penyerang yang dibeli dari Ajax pada tahun 2011 itu telah menjadi bagian penting di klub berjuluk The Reds, yang sedang berjuang meraih gelar juara Liga Inggris untuk pertama kali sejak 1990.

Wawancara keduanya berlangsung pada 18 April kemarin, atau sehari sebelum konser McCartney di Contenario Stadium, Uruguay, tempat kelahiran Suarez. Meski tidak tatap muka, wawancara berlangsung akrab dan syarat dengan canda. Pada kesempatan ini, pemain berjuluk El Pistolero itu mengajukan sejumlah  pertanyaan seputar musik dan sepak bola.

Saat ditanya apakah akan datang ke Brasil untuk menyaksikan langsung putaran final Piala Dunia pertengahan tahun ini, Paul menjawab tidak dan hanya nonton lewat televisi seperti jutaan orang lainnya di seantero bumi.

Pada Piala Dunia nanti, Inggris dan Uruguay berada dalam satu grup. Sebagai warga negara Inggris, Paul yakin Uruguay tidak akan mengalahkan Inggris. Namun Suarez sempat menawarkan diri akan mempersembahkan gol untuk Paul, jika negaranya sanggup mengalahkan The Three Lions.

Yang paling lucu adalah di penghujung percakapan.  Saat mengucapkan salam perpisahan, McCartney melontarkan yel-yel, “Liverpool..Liverpool..,” namun terakhir menyebut klub rival sekota The Reds, yaitu “Everton!”

Berikut video percakapan Luis Suarez dan Paul McCartney:

[video url="http://www.youtube.com/watch?v=e8vK765mgpY#t=22"]