BolaSkor.com - Sabah FC akan mencari pelatih menyambut musim 2021. Niat Sabah FC disampaikan CEO baru Dato Verdon Bahanda.

Dato Verdon Bahanda datang dan berencana melakukan restrukturisasi hingga ke level manajerial. Ia menyebut bahwa klub akan berjalan profesional sebagai klub sepak bola, terpisah dari Sabah FA sebagai induk.

Rencana Sabah FC mendatangkan pelatih membuat arsitek asal Indonesia Kurniawan Dwi Yulianto di ambang pintu keluar. Kurus, panggilan Kurniawan Dwi Yulianto sudah menjadi pelatih Sabah FA sejak Desember 2019 dan kontraknya dilaporkan segera berakhir.

Baca Juga:

FAM Bantah Timnas Malaysia Akan Mundur dari Kualifikasi Piala Dunia dan Piala AFF

Media Malaysia Laporkan 5 Klub Lirik Evan Dimas dan Hansamu Yama

Kurniawan Dwi Yulianto membawa Sabah FA finis di tempat ke-10, satu tingkat dari zona degradasi. "Meski kami di Liga Super pada 2020, tetapi kami di posisi yang hampir balik lagi ke liga perdana. Saya tidak mengatakan itu pencapaian buruk, karena masih berada di 10 besar. Tapi kami punya nostalgia, pencapaian baik sebelumnya," kata Dato Verdon Bahanda dalam konferensi pers, Sabtu (20/11).

"Untuk pelatih kepala, disebabkan panduan FAM dan AFC, seorang yang menjadi pelatih kepala harus memenuhi kriteria, terutama Pro A."

Sabah FC belum mengerucut ke satu nama. Sejumlah pelatih masih dalam daftar untuk dipertimbangkan. Ada kemungkinan pelatih Sabah FC untuk musim 2021 jelas pekan ini.

"Saya masih punya waktu minggu depan (pekan ini) untuk menentukan calon yang sesuai. Memang beberapa calon ada di tangan, dan akhirnya diputuskan minggu depan (pekan ini)," jelasnya.

Adapun Jelius Ating dijelaskan akan mengetuai bagian teknikal sekaligus menjadi manajer dan masuk tim kepelatihan. Sedangkan Justin Ganai menjadi pengarah teknikal, sementara David Johnny di pengembangan usia muda.